Sep 19, 2026
Hukum

Konser YE di GBK Siap Dorong Pariwisata Musik dan Ekonomi Kreatif

Kabar gembira datang bagi para penikmat musik internasional di Tanah Air. Promotor Raw Vision Collective secara resmi menegaskan kesiapan mereka dalam meng

Konser YE di GBK Siap Dorong Pariwisata Musik dan Ekonomi Kreatif

Kabar gembira datang bagi para penikmat musik internasional di Tanah Air. Promotor Raw Vision Collective secara resmi menegaskan kesiapan mereka dalam menggelar konser spektakuler bertajuk YE Live In Jakarta 2026. Pertunjukan mega bintang ini dijadwalkan mengguncang panggung Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada 24 Oktober 2026.

Antusiasme publik terhadap gelaran ini bukan sekadar euforia hiburan semata, melainkan menjadi momentum strategis bagi kebangkitan sektor pariwisata berbasis musik (music tourism) dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Kronologi dan Tahapan Persiapan Konser Menuju Oktober 2026

Persiapan perhelatan berskala raksasa ini telah dirancang secara matang melalui beberapa fase krusial guna memastikan kelancaran acara dan kenyamanan puluhan ribu penonton yang diprediksi memadati Senayan:

  1. Finalisasi Perizinan dan Lokasi: Raw Vision Collective mengunci kesepakatan penggunaan Stadion Utama GBK sebagai lokasi utama yang dinilai paling representatif untuk menggelar produksi panggung kelas dunia.
  2. Koordinasi Lintas Sektor: Pihak penyelenggara menjalin komunikasi intensif dengan kementerian terkait, dinas pariwisata daerah, serta aparat kepolisian demi mematangkan standar keamanan internasional.
  3. Pengumuman Jadwal Penjualan Tiket: Rangkaian perilisan tiket resmi dan penataan sistem distribusi secara transparan disiapkan untuk mengantisipasi tingginya permintaan dari pembeli domestik maupun mancanegara.
"Kami tidak hanya menghadirkan sebuah pertunjukan musik berkelas dunia, tetapi juga ingin membuktikan bahwa Jakarta siap menjadi destinasi utama music tourism global yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat," ungkap perwakilan manajemen Raw Vision Collective.

Dampak Ekonomi Masif dan Pertumbuhan Pariwisata Domestik

Penyelenggaraan konser artis kaliber dunia seperti YE diproyeksikan menarik puluhan ribu pelancong lintas kota hingga wisatawan mancanegara dari kawasan Asia Tenggara. Fenomena ini diyakini menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang sangat signifikan bagi perekonomian ibu kota.

Sektor-sektor utama yang langsung merasakan dampak positif tersebut antara lain:

  • Industri Perhotelan dan Akomodasi: Tingkat keterisian kamar (okupansi) hotel di sekitar kawasan Senayan, Sudirman, dan Blok M diperkirakan melonjak tajam menjelang hari konser.
  • Sektor Kuliner dan UMKM: Pelaku usaha mikro di sektor makanan, minuman, hingga cinderamata lokal mendapatkan akses pasar yang luas di area lingkar GBK.
  • Penyedia Jasa Transportasi: Lonjakan mobilitas pengguna transportasi umum terintegrasi seperti MRT Jakarta, LRT, dan TransJakarta turut mendongkrak perputaran uang di sektor transportasi publik.

Standar Keamanan Ketat dan Manajemen Kerumunan Kelas Dunia

Mengingat kapasitas SUGBK yang mampu menampung puluhan ribu penonton, panitia menekankan pentingnya manajemen kerumunan (crowd management) yang ketat. Skema alur masuk-keluar penonton, posko kesehatan terpadu, hingga penyediaan kantong parkir berbasis kantong transportasi satelit tengah dimatangkan bersama Pemprov DKI Jakarta demi memastikan kenyamanan penonton tetap terjaga hingga acara usai.

Promotor Raw Vision Collective memastikan perhelatan megah ini akan berlangsung pada 24 Oktober 2026. Acara ini digadang-gadang memperkuat music tourism dan mendongkrak sektor perhotelan hingga UMKM di ibu kota. Simak ulasan lengkapnya di Beritaseputar.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User