Jakarta — Kabar baik bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Disabilitas 2026. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan pada program diploma tiga (D3) maupun sarjana/diploma empat (S1/D4) di perguruan tinggi.
Program ADik merupakan bagian dari kebijakan afirmasi pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang selama ini masih terbatas, terutama bagi kelompok rentan. Lewat skema khusus disabilitas ini, pemerintah menjamin pembiayaan agar mahasiswa bisa fokus belajar tanpa terbebani biaya pendidikan dan biaya hidup.
Jadwal Pendaftaran, Verifikasi, hingga Seleksi
Pendaftaran dibuka secara daring melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM) ADik di laman resmi adik.kemdiktisaintek.go.id/sim. Calon pendaftar diminta mencatat rangkaian jadwal berikut:
- Pendaftaran: 28 September – 9 Oktober 2026 — tahap pengisian data dan pengunggahan dokumen.
- Verifikasi dan validasi berkas: 10 – 13 Oktober 2026 — pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh panitia.
- Tahapan seleksi: 14 – 16 Oktober 2026 — proses penilaian akhir calon penerima.
Karena jendela pendaftaran hanya berlangsung sekitar dua pekan, calon pendaftar diimbau menyiapkan dokumen sejak awal agar tidak kehabisan waktu.
Syarat Umum Pendaftar
Berdasarkan pedoman resmi Kemdiktisaintek, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon penerima:
- Mahasiswa baru angkatan 2026, atau mahasiswa angkatan 2025 pada program studi yang terakreditasi.
- Terdaftar pada sistem Beasiswa ADik dengan NIM valid di PDDikti.
- Belum menerima bantuan biaya pendidikan atau beasiswa lain yang bersumber dari APBN.
- Memenuhi ketentuan UU Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penyandang Disabilitas.
- Menempuh program diploma tiga atau sarjana/diploma empat di perguruan tinggi.
Beasiswa ADik Disabilitas 2026 diberikan kepada mahasiswa penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan pada perguruan tinggi dalam program D3 maupun S1/D4.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
Calon pendaftar perlu menyiapkan sejumlah berkas, antara lain surat keterangan disabilitas dari lembaga atau tenaga profesional yang kompeten menilai status penyandang disabilitas, surat pernyataan sesuai format resmi, serta scan atau fotokopi KTM/KTM sementara, KTP mahasiswa, KTP orang tua, kartu keluarga, dan KRS periode Juli–Desember 2026.
Surat pernyataan wajib diunggah ke SIM ADik sebagai bagian dari kelengkapan pendaftaran.
Jenis Disabilitas dan Komponen Bantuan
Program ini terbuka bagi penyandang disabilitas fisik (amputasi, paraplegi, cerebral palsy, akibat stroke maupun kusta), intelektual (lambat belajar, down syndrome), mental seperti skizofrenia dan autisme, serta sensorik (netra, rungu, wicara).
Beasiswa mencakup dua komponen: biaya pendidikan dan biaya hidup. Besaran mengikuti ketentuan yang berlaku pada sistem ADik.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan dokumen sekarang dan daftarkan diri sebelum 9 Oktober 2026 melalui laman resmi Kemdiktisaintek.
• Pendaftaran: 28 Sep – 9 Okt 2026 • Seleksi: 14–16 Okt 2026 • Cakupan: biaya pendidikan + biaya hidup • Syarat: D3/S1, NIM valid PDDikti, belum terima beasiswa APBN Daftar: adik.kemdiktisaintek.go.id/sim
Comments (0)