Oct 10, 2026
Hukum

Kegagalan Keamanan Ganda Bikin Pilot Ekstremis Bisa Bajak Pesawat FlyDubai

Jakarta — Sebuah pesawat penumpang FlyDubai nyaris menjadi arena kejahatan yang mengerikan berkat rangkaian kegagalan keamanan di tiga negara sekaligus. Om

Kegagalan Keamanan Ganda Bikin Pilot Ekstremis Bisa Bajak Pesawat FlyDubai

Jakarta — Sebuah pesawat penumpang FlyDubai nyaris menjadi arena kejahatan yang mengerikan berkat rangkaian kegagalan keamanan di tiga negara sekaligus. Oman, Uni Emirat Arab, dan Israel sama-sama melewatkan kesempatan untuk menghentikan seorang pilot yang sebelumnya sudah dinilai terlalu radikal untuk terbang, demikian laporan Wall Street Journal (WSJ) yang dikutip Senin.

Insiden mencekam itu terjadi Rabu lalu di dalam pesawat Boeing 737 MAX 8 yang mengudara dari Dubai menuju Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, dengan membawa sekitar 180 penumpang dan awak kabin. Sekitar dua jam setelah lepas landas, copilot Hamam Hammami meminta izin kepada Kapten Smit Machchhar untuk melakukan salat. Setelah izin diberikan, Hammami justru menghantam sang kapten beberapa kali menggunakan kapak darurat sementara pesawat meluncur ke dalam dive berbahaya.

Seriang Kegagalan di Tiga Negara

Menurut WSJ yang mengutip sejumlah sumber, Hammami sebenarnya sudah pernah dikategorikan terlalu radikal untuk mengemudikan pesawat komersial. Namun, catatan peringatan itu tidak berhasil menyeberangi batas negara dengan baik. Masing-masing otoritas keamanan di ketiga negara disebut memiliki peluang untuk memblokirnya, tetapi semuanya terlewat.

"Kegagalan keamanan di Oman, UEA, dan Israel memungkinkan seorang pilot yang sebelumnya dilarang terbang masuk ke kokpit pesawat penumpang FlyDubai dan menyerang kaptennya," demikian ringkasan laporan WSJ.

Kronologi penyelamatan tergolong dramatis. Kapten Machchhar yang terluka parah ternyata masih mampu membuka pintu kokpit yang terkunci. Dengan pintu terbuka itu, penumpang dan awak kabin berhamburan masuk dan melumpuhkan Hammami. Dua pilot FlyDubai lain yang kebetulan berada dalam penerbangan yang sama kemudian mengambil alih kemudi dan berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di Arab Saudi.

  • Waktu kejadian: Rabu, sekitar dua jam setelah pesawat lepas landas dari Dubai.
  • Korban: Kapten Smit Machchhar mengalami luka serius akibat hantaman kapak darurat.
  • Penumpang: Sekitar 180 penumpang dan awak kabin selamat dalam pendaratan darurat di Arab Saudi.
  • Status hukum: Jaksa agung UEA menyebut serangan itu sebagai tindakan teroris yang gagal, dan penyelidikan masih berlangsung.

Insiden Ini Angkat Pertanyaan Soal Vetting Pilot

Kasus ini sekaligus mengangkat pertanyaan serius soal seberapa ketat proses verifikasi latar belakang calon pilot di kawasan Timur Tengah. Seorang pria yang sudah tercatat berpotensi radikal masih mampu duduk di kursi copilot pesawat komersial berisi ratusan nyawa. Pertukaran informasi intelijen antarnegara yang lemah diduga menjadi titik lemah utama.

Jaksa agung UEA telah menyatakan bahwa penyerangan tersebut masuk kategori upaya tindak teroris. Investigasi resmi hingga kini masih berjalan guna memastikan bagaimana Hammami bisa lolos dari berbagai lapisan pemeriksaan keamanan.

Bagi penumpang, insiden ini meninggalkan pengalaman traumatis yang tak mudah dilupakan. Bagi industri penerbangan, ini menjadi pengingat pahit bahwa keamanan kokpit sangat bergantung pada kualitas data dan kerja sama lintas batas—dua hal yang rupanya masih rapuh di kawasan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User