Sep 22, 2026
Hukum

Inggris Rencanakan Skema Tunjangan Disabilitas Baru Berupa Layanan Langsung

Pemerintah Inggris tengah bersiap melakukan perombakan radikal terhadap sistem tunjangan penyandang disabilitas atau Personal Independence Payment (PIP). M

Inggris Rencanakan Skema Tunjangan Disabilitas Baru Berupa Layanan Langsung

Pemerintah Inggris tengah bersiap melakukan perombakan radikal terhadap sistem tunjangan penyandang disabilitas atau Personal Independence Payment (PIP). Melalui skema baru yang tengah digodok, para penerima manfaat nantinya dimungkinkan untuk menukar sebagian dana bantuan tunai bulanan mereka dengan bentuk dukungan langsung atau in-kind support.

Langkah kontroversial ini dirancang guna memastikan para penyandang disabilitas memperoleh akses langsung terhadap peralatan medis spesialis, layanan terapi, serta program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan fisik maupun mental mereka sehari-hari.

Kronologi dan Latar Belakang Munculnya Rekomendasi

Gagasan perombakan tunjangan ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui serangkaian evaluasi panjang terhadap efektivitas anggaran jaminan sosial Inggris. Berikut adalah garis waktu dan tahapan berkembangnya wacana tersebut:

  1. Evaluasi Anggaran Jaminan Sosial: Pemerintah Inggris mencatat lonjakan klaim PIP dalam beberapa tahun terakhir, yang memicu kekhawatiran terkait keberlanjutan fiskal dan efektivitas bantuan tunai murni di lapangan.
  2. Pembentukan Komite Penasihat Ahli: Sebuah komite independen yang mayoritas beranggotakan perwakilan komunitas disabilitas dibentuk untuk memberikan masukan langsung mengenai reformasi sistem.
  3. Penyusunan Tinjauan Timms (Timms Review): Komite menyerahkan draf rekomendasi awal kepada pembuat kebijakan, menyoroti pentingnya aksesibilitas alat bantu nyata ketimbang sekadar transfer uang tunai.
  4. Rencana Publikasi Resmi: Laporan menyeluruh serta peta jalan regulasi dijadwalkan akan dirilis secara resmi ke publik dalam kurun waktu dua bulan ke depan.

Opsi Layanan Spesialis Menggantikan Bantuan Tunai

Berdasarkan laporan komite penasihat ahli, skema bantuan langsung ini bertujuan mengatasi kendala birokrasi dan tingginya biaya yang kerap dialami penyandang disabilitas saat membeli peralatan medis secara mandiri. Bantuan dalam bentuk natura ini mencakup beberapa sektor penting, antara lain:

  • Peralatan Medis Khusus: Penyediaan kursi roda elektrik berteknologi tinggi, modifikasi tempat tidur medis, hingga perangkat bantu dengar dan penglihatan.
  • Layanan Pendampingan Terpadu: Akses langsung ke terapis okupasi, fisioterapi, dan pendamping profesional berlisensi tanpa antrean panjang.
  • Pelatihan Keterampilan dan Kerja: Program peningkatan kapabilitas kerja guna mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di dunia profesional.
"Sistem tunjangan yang ideal tidak hanya mentransfer dana ke rekening bank, tetapi juga harus mampu meruntuhkan hambatan fisik dan sosial yang dihadapi para penyandang disabilitas setiap hari."

Kendati menawarkan solusi praktis, proposal ini menuai tanggapan beragam dari sejumlah kelompok advokasi disabilitas di Inggris. Sebagian pihak mengkhawatirkan kebijakan ini berpotensi membatasi otonomi penerima manfaat dalam menentukan alokasi kebutuhan hidup mendesak mereka, seperti pembayaran sewa tempat tinggal atau tagihan energi yang kian melonjak.

Kementerian Kerja dan Pensiun (DWP) Inggris menegaskan bahwa rekomendasi ini masih dalam tahap peninjauan mendalam. Pemerintah berjanji akan mengutamakan dialog terbuka dengan komunitas terdampak sebelum mengesahkan kebijakan baru tersebut ke dalam undang-undang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User