Sep 19, 2026
Hukum

DPUPKP Kota Jogja Rilis Si SIGAP demi Digitalisasi Arsip Proyek

Pengelolaan dokumen proyek infrastruktur sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi instansi pemerintah. Tumpukan berkas fisik yang menggunung tidak han

DPUPKP Kota Jogja Rilis Si SIGAP demi Digitalisasi Arsip Proyek

Pengelolaan dokumen proyek infrastruktur sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi instansi pemerintah. Tumpukan berkas fisik yang menggunung tidak hanya memakan ruang, tetapi juga menyulitkan proses pencarian data ketika dibutuhkan sewaktu-waktu. Menjawab persoalan klasik ini, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta resmi mengembangkan inovasi digital bertajuk Si SIGAP (Sistem Informasi dan Pengelolaan Arsip Proyek).

Aplikasi ini dirancang sebagai platform terpadu untuk mendigitalkan seluruh riwayat proyek fisik, mulai dari perencanaan teknis, proses pengerjaan, hingga laporan pertanggungjawaban akhir. Kehadiran Si SIGAP diharapkan dapat memangkas birokrasi penelusuran dokumen serta mempercepat proses pemeliharaan infrastruktur di wilayah Kota Pelajar tersebut.

Latar Belakang: Mengurai Kerumitan Arsip Manual

Sebelum sistem ini dirancang, pencarian dokumen proyek lama kerap memakan waktu berhari-hari. Ketika ada audit berkala atau aduan masyarakat terkait kerusakan fasilitas publik seperti jalan amblas atau saluran drainase tersumbat, petugas harus membongkar gudang arsip fisik guna memeriksa dokumen rancangan awal.

"Digitalisasi arsip bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan kebutuhan mendesak agar penelusuran rekam jejak pembangunan bisa dilakukan dalam hitungan detik. Ini kunci efisiensi kerja dinas ke depan," ujar perwakilan DPUPKP Kota Yogyakarta saat memperkenalkan platform tersebut.

Kronologi dan Tahapan Pengembangan Si SIGAP

Pengembangan platform Si SIGAP melalui serangkaian tahapan terstruktur sebelum siap digunakan secara menyeluruh oleh seluruh bidang di DPUPKP:

  1. Fase Identifikasi dan Inventarisasi Data (Tahap Awal): Tim internal mendata ribuan berkas proyek fisik dari tahun-tahun anggaran sebelumnya, termasuk dokumen gambar kerja (as-built drawing), rencana anggaran biaya (RAB), dan berita acara serah terima.
  2. Perancangan dan Pembuatan Basis Data Terpusat: Pengembang membangun sistem penyimpanan berbasis komputasi awan yang dilengkapi fitur pengindeksan cerdas berdasarkan tahun, lokasi wilayah, dan jenis pekerjaan.
  3. Uji Coba Internal dan Pelatihan Operator: Melatih para pejabat pembuat komitmen (PPK) serta pengawas lapangan untuk mengunggah dokumen digital secara real-time begitu tahapan proyek selesai.
  4. Implementasi Penuh dan Integrasi Monitoring: Sistem resmi dioperasikan sebagai basis data utama untuk memantau siklus hidup aset infrastruktur Kota Yogyakarta.

Tiga Manfaat Utama Si SIGAP bagi Tata Kelola Kota

Penerapan platform Si SIGAP membawa sejumlah dampak positif langsung terhadap tata kelola proyek infrastruktur daerah, di antaranya:

  • Kecepatan Penelusuran (Traceability): Petugas teknis hanya perlu memasukkan kata kunci berupa nama jalan atau kode proyek untuk melihat histori perbaikan secara komprehensif.
  • Monitoring dan Evaluasi Akurat: Memudahkan pimpinan dinas mengawasi apakah pengerjaan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis dan tenggat waktu yang disepakati.
  • Kesiapan Audit dan Transparansi: Mempermudah kerja lembaga pemeriksa keuangan dalam mengecek validitas dokumen pertanggungjawaban anggaran belanja daerah.

Melalui Si SIGAP, DPUPKP Kota Yogyakarta optimis kualitas pembangunan fisik dan respons terhadap keluhan masyarakat mengenai fasilitas publik dapat ditingkatkan secara signifikan tanpa terhambat kendala administrasi berkas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User