Oct 10, 2026
entertainment

Dede Sunandar Bangkit Setelah Insiden Tinju di Atas Panggung

Suara tawa penonton masih menggema di sudut gedung pertunjukan itu ketika Dede Sunandar melangkah keluar dari balik panggung. Langkahnya memang belum seratus persen mantap, tapi senyum tipis itu kemba...

Dede Sunandar Bangkit Setelah Insiden Tinju di Atas Panggung

Suara tawa penonton masih menggema di sudut gedung pertunjukan itu ketika Dede Sunandar melangkah keluar dari balik panggung. Langkahnya memang belum seratus persen mantap, tapi senyum tipis itu kembali terpasang di wajahnya. Dua pekan lalu, pria bertubuh mungil ini terkapar tak sadarkan diri di lantai panggung setelah menerima bogem mentah dari Vicky Prasetyo dalam sebuah pertandingan eksibisi tinju. Momen itu sempat membuat seluruh ruangan terdiam, bukan karena sorak kemenangan, melainkan karena kekhawatiran yang menyergap semua orang.

"Aku sudah baikan, alhamdulillah. Waktu itu memang langsung hilang kesadaran, tapi sekarang sudah bisa jalan, sudah bisa ngobrol lagi," ujarnya lirih, suaranya masih sedikit berat, saat ditemui di kediamannya di kawasan Cibubur, beberapa hari lalu. Ia mengisahkan detik-detik setelah pukulan itu mendarat di rahangnya. "Rasanya kayak lampu mati sekejap, terus gelap. Nggak dengar apa-apa, nggak lihat apa-apa."

Di Balik Layar Sebuah Pertandingan

Pertandingan itu sejatinya digelar untuk hiburan. Sejumlah figur publik dijadwalkan naik ring dalam format yang sudah disepakati bersama. Namun apa yang terjadi di atas panggung berjalan di luar dugaan banyak pihak. Dede, yang dikenal lewat perannya sebagai asisten rumah tangga dalam sebuah sinetron komedi, mengaku hanya menjalankan instruksi panitia dan tidak pernah menyangka akan menerima pukulan sekeras itu.

"Aku bukan petinju. Aku cuma orang yang suka membuat orang lain ketawa. Kalau soal pukul-memukul, itu bukan dunianya aku," katanya sambil tersenyum kecut. Di balik kekonyolan yang selama ini ditampilkan di layar kaca, ada pria sederhana yang harus menanggung risiko besar demi pekerjaan dan keluarganya. "Aku ikut acara kayak gini karena memang kerjaan. Ada anak yang harus aku sekolahkan. Ada dapur yang harus tetap ngebul," tambahnya.

Istri Dede, yang mendampingi sang suami saat ditemui, menuturkan bagaimana perasaannya ketika melihat sang suami tergeletak di panggung. "Saya lihat dari layar, langsung nangis. Nggak bisa ngomong apa-apa, cuma bisa berdoa," ujarnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca. Perempuan itu mengaku sempat melarang suaminya menerima tawaran serupa di masa depan. Namun ia paham, di balik semua itu, ada tanggung jawab yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja.

Momen Mengharukan di Ruang Perawatan

Saat sadarkan diri di ruang perawatan, hal pertama yang ditanyakan Dede bukanlah soal kondisi tubuhnya, melainkan soal pekerjaan yang harus ditinggalkan sementara. "Aku nanya ke istri, 'jadwal syuting kapan?' Dia cuma geleng-geleng kepala. Katanya, yang penting sehat dulu," kenangnya. Momen itu menjadi salah satu titik yang paling mengharukan dalam perjalanan hidupnya. Seorang pria yang selalu tampil ceria di depan kamera, ternyata menyimpan kecemasan yang begitu dalam tentang keluarganya.

Dokter yang merawatnya menyarankan istirahat total selama beberapa pekan. Meski begitu, semangat Dede untuk kembali bekerja tak pernah surut. Ia bahkan sempat mengirim pesan ke sejumlah rekan kerjanya, memastikan bahwa dirinya akan segera kembali. "Aku nggak mau lama-lama di kasur. Nanti orang lupa sama aku," candanya, meski senyumnya menyimpan kegetiran.

Bangkit dengan Cara Sendiri

Kini, Dede mulai menerima kembali tawaran tampil, meski dengan catatan tegas dari manajemennya. Ia memilih pekerjaan yang tidak membahayakan fisiknya. "Sekarang aku lebih hati-hati. Kalau ada tawaran yang berisiko, aku tolak dulu. Bukan karena takut, tapi karena aku masih ingin melihat anakku besar," tuturnya mantap. Ia juga berpesan kepada sesama pekerja hiburan agar lebih memperhatikan keselamatan diri. "Jangan sampai demi tontonan, kita lupa kalau kita juga manusia yang bisa sakit dan bisa terluka."

Kisah Dede Sunandar bukan sekadar cerita tentang pukulan yang membuatnya tak sadarkan diri. Ia adalah kisah tentang seorang pria sederhana yang berjuang menghidupi keluarganya di tengah kerasnya dunia hiburan. Tentang air mata seorang istri yang menunggu di rumah, dan tentang mimpi kecil yang ia jaga untuk anak-anaknya. Di panggung, ia mungkin tumbang. Namun di luar panggung, ia bangkit dengan cara yang paling ia kuasai: tetap tersenyum, tetap berjalan, dan tetap membuat orang lain bahagia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User