Sep 19, 2026
Hukum

Buquebus Luncurkan Kapal Feri Listrik Terbesar Dunia Senilai 200 Juta Dolar

Lanskap industri transportasi global kini terus bergerak ke arah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tidak hanya terjadi pada kendaraan darat ma

Buquebus Luncurkan Kapal Feri Listrik Terbesar Dunia Senilai 200 Juta Dolar

Lanskap industri transportasi global kini terus bergerak ke arah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tidak hanya terjadi pada kendaraan darat maupun industri penerbangan, terobosan mobilitas hijau ini kini merambah rute perairan internasional Amerika Selatan. Menyambut musim liburan mendatang, perusahaan operator maritim ternama, Buquebus, resmi memperkenalkan armada terbarunya bernama China Zorrilla, sebuah kapal feri bertenaga listrik 100 persen yang digadang-gadang sebagai yang terbesar di dunia di kategorinya.

Peluncuran kapal inovatif ini memakan nilai investasi fantastis hingga US$200 juta (sekitar Rp3,1 triliun). Dana jumbo tersebut dialokasikan secara menyeluruh, tidak hanya untuk biaya konstruksi kapal feri canggih, namun juga untuk pembangunan ekosistem energi pendukung, seperti stasiun pengisian daya listrik berdaya tinggi di pelabuhan keberangkatan maupun pelabuhan tujuan.

Kronologi dan Linimasa Peluncuran Feri China Zorrilla

Kehadiran kapal feri nir-emisi ini melewati serangkaian tahapan produksi berstandar internasional sebelum akhirnya siap melayani para pelancong yang menyeberangi kawasan perairan Río de la Plata. Berikut adalah rincian tahapan perjalanannya:

  1. Pembangunan di Australia: Kapal feri berkapasitas masif ini dirancang dan dibangun secara khusus oleh galangan kapal ternama Incat Tasmania yang berlokasi di Hobart, Australia.
  2. Pengiriman ke Kawasan Río de la Plata: Setelah konstruksi rampung, kapal dikirim langsung menuju perairan Amerika Selatan untuk memasuki tahapan integrasi sistem maritim lokal.
  3. Debut Publik Perdana (12 September): Bertempat di Nueva Palmira, Uruguay, manajemen Buquebus memperkenalkan kapal China Zorrilla untuk pertama kalinya ke hadapan masyarakat dan media internasional.
  4. Tahap Uji Coba Navigasi: Saat ini, kapal sedang menjalani serangkaian uji coba teknis kelayakan berlayar demi menjamin keselamatan penumpang secara optimal.
  5. Target Operasional Komersial (Akhir Oktober): Armada feri listrik ini dijadwalkan resmi beroperasi secara komersial melayani rute penumpang pada akhir Oktober mendatang.
"Transformasi menuju armada listrik adalah jawaban nyata dalam menjawab kebutuhan perjalanan modern yang nyaman, efisien, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan perairan," ungkap perwakilan manajemen Buquebus dalam acara perkenalan armada.

Transformasi Rute Puerto Madero Menuju Colonia del Sacramento

Nantinya, kapal feri China Zorrilla akan beroperasi secara eksklusif menghubungkan rute utama antara terminal Puerto Madero di Buenos Aires, Argentina dengan pelabuhan bersejarah Colonia del Sacramento di Uruguay. Jalur penyeberangan ini dikenal sebagai salah satu koridor perjalanan air tersibuk bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kelebihan utama armada baru ini tidak hanya terletak pada motor listriknya yang bebas emisi karbon dan minim polusi suara, melainkan juga daya angkutnya yang luar biasa. China Zorrilla mampu melipatgandakan daya tampung penumpang dibandingkan kapal-kapal generasi sebelumnya dalam armada Buquebus.

Guna memastikan waktu putar dan operasional yang efisien, pihak operator telah merampungkan infrastruktur sistem pengisian daya super cepat (high-power charging) di kedua dermaga. Penyesuaian fasilitas pelabuhan di Buenos Aires dan Colonia ini menjadi tonggak sejarah baru dalam modernisasi transportasi laut antanegara di kawasan Amerika Latin.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User