Aug 25, 2026
Nasional

BNPB: 14 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Jakarta, Beritaseputar.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M

BNPB: 14 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Jakarta, Beritaseputar.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa jumlah korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Hingga Sabtu pukul 12.30 WIB, tercatat sedikitnya 14 orang meninggal dunia, sementara ratusan warga lainnya mengalami luka-luka dan kerugian material yang signifikan akibat dahsyatnya guncangan tersebut.

Gempa besar tersebut terjadi pada Jumat malam dan meninggalkan jejak kerusakan yang meluas di sejumlah wilayah di NTT. Guncangan yang sangat kuat tidak hanya menimbulkan kepanikan massal, tetapi juga merusak ribuan unit rumah, fasilitas umum, serta infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan jaringan listrik. Dampaknya terasa cukup parah karena banyak bangunan di kawasan rawan gempa tersebut belum memenuhi standar tahan gempa.

Evakuasi Pasien Rumah Sakit dan Pencarian Korban

Salah satu adegan paling mencekam pascagempa adalah proses evakuasi massal di sejumlah rumah sakit wilayah NTT. Seperti terlihat pada dokumentasi yang beredar, tim medis dan relawan dengan sigap memindahkan pasien dari gedung-gedung yang mengalami keretakan parah menuju zona aman. Beberapa pasien yang sedang dalam perawatan intensif harus dievakuasi menggunakan tandu darurat ke area terbuka untuk menghindari risiko reruntuhan akibat gempa susulan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan resminya, menyebut bahwa tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban yang mungkin masih terjebak di bawah reruntuhan. Operasi search and rescue (SAR) dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan.

“Kami terus memverifikasi data lapangan dari tim satgas di daerah. Hingga siang ini, korban meninggal dunia mencapai 14 orang dan masih berpotensi bertambah seiring proses evakuasi yang terus berlangsung,” ujar juru bicara BNPB dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Dampak Infrastruktur dan Bantuan Darurat

Selain korban jiwa, gempa M 7,7 ini juga menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur pendukung kehidupan masyarakat. Setidaknya puluhan bangunan sekolah dan rumah ibadah dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat. Jaringan komunikasi di beberapa wilayah terpisolasi terputus, menambah kesulitan tim tanggap darurat dalam mengkoordinasikan distribusi bantuan logistik.

Pemerintah daerah bersama BNPB telah mendirikan posko-posko pengungsian di titik-titik aman. Ribuan warga memilih mengungsi ke daratan tinggi dan lapangan terbuka karena waswas terhadap adanya gempa susulan dan potensi tsunami. Meskipun peringatan tsunami sempat berlaku, masyarakat tetap diminta untuk menjauhi garis pantai hingga kondisi benar-benar aman.

  • Korban jiwa: 14 orang meninggal dunia hingga Sabtu siang.
  • Pengungsian: Ribuan warga mengungsi ke titik-titik aman.
  • Infrastruktur: Ratusan rumah, sekolah, dan fasilitas umum rusak.
  • Respon: Tim SAR gabungan dikerahkan ke zona terdampak parah.
  • Logistik: Bantuan makanan, obat-obatan, dan tenda mulai didistribusikan.

Peringatan Dini dan Mitigasi Bencana

BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau aktivitas tektonik di wilayah NTT. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap gempa susulan yang diperkirakan masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah juga menekankan pentingnya mematuhi arahan evakuasi dari aparat setempat dan tidak kembali ke rumah jika struktur bangunan sudah tidak aman.

Presiden Republik Indonesia telah memerintahkan jajaran terkait untuk mempercepat penanganan korban dan pemulihan infrastruktur. Bantuan dana tanggap darurat mulai disalurkan guna mendukung operasi pencarian, perawatan korban luka, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi selama masa transisi ini.

Kejadian gempa di NTT ini kembali mengingatkan akan urgensi pembangunan rumah tahan gempa dan sosialisasi mitigasi bencana di seluruh wilayah Indonesia, khususnya yang berada di cincin api Pasifik. Pemerintah menyebut akan melakukan penilaian kerusakan menyeluruh setelah kondisi darurat mereda, guna merencanakan rehabilitasi dan rekonstruksi yang lebih berkelanjutan.

Tim Beritaseputar.com terus memantau perkembangan terkini dari lokasi bencana dan akan memberikan update segera setelah ada informasi resmi lebih lanjut dari BNPB maupun pemerintah daerah.

[SOCIAL_TWEET]: BNPB catat 14 orang tewas akibat gempa M 7,7 di NTT. Tim SAR gabungan terus evakuasi korban & distribusikan bantuan logistik. #GempaNTT #BencanaAlam [SOCIAL_TG]: 🚨 BNPB: 14 orang meninggal akibat gempa M 7,7 di NTT. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi di sejumlah titik. Ribuan warga mengungsi ke daratan tinggi. Ikuti update terbarunya di Beritaseputar.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User