Jakarta, Juli 2026 — Suasana di arena pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 di JIExpo Kemayoran pada hari kedua begitu semarak. Di sudut Hall B, tepatnya di booth Flora Food Group, kerumunan pengunjung terus berdatangan, tertarik oleh wangi masakan yang menguar dan atraksi memasak yang tengah berlangsung. Di atas panggung kecil, seorang chef profesional dengan cekatan membolak-balikkan adonan di wajan sembari menjelaskan rahasia di balik cita rasa gurih yang memikat. Itulah momen perdana di mana BlueBand Santan Kelapa diperkenalkan kepada publik.
Produk terbaru dari BlueBand ini merupakan perpaduan antara margarin premium dengan kekayaan santan kelapa asli. Tidak hanya menghadirkan rasa gurih alami, tetapi juga menambah dimensi baru dalam pengolahan masakan Nusantara dan aneka hidangan internasional. Flora Food Group, sebagai pemilik merek BlueBand, berharap inovasi ini dapat menjadi jembatan antara tradisi kuliner Indonesia dengan tren masak modern yang lebih praktis namun tetap autentik.
Momen Perdana yang Ditanti
Booth Flora Food Group yang didesain dengan nuansa tropis dan elegan langsung mencuri perhatian. Sejak pintu pameran dibuka pukul 10 pagi, area booth seluas 60 meter persegi itu hampir tidak pernah sepi. Banyak pengunjung, mulai dari ibu rumah tangga, pelaku bisnis kuliner, hingga chef hotel berbintang, penasaran ingin mencicipi sampel makanan yang disajikan. Seorang pengunjung asal Bandung, Rina (38), mengaku kagum saat pertama kali menyantap pisang goreng yang diolah menggunakan BlueBand Santan Kelapa. “Rasanya lebih gurih dan ada hint manis dari santannya. Berbeda banget sama gorengan biasanya,” ujarnya sambil tersenyum.
Selain demo memasak, booth juga menyediakan sesi konsultasi singkat dengan ahli gizi mengenai kandungan nutrisi produk. Manajer Pemasaran Flora Food Group, Andi Pratama, menyampaikan bahwa kehadiran di FHI 2026 adalah langkah strategis untuk mendekatkan produk dengan konsumen langsung. “Kami ingin orang tidak hanya mendengar, tapi benar-benar merasakan bedanya. Pameran ini tempat yang tepat untuk meluncurkan inovasi ini,” katanya dalam obrolan di sela acara.
Keunikan BlueBand Santan Kelapa
Di tengah melimpahnya pilihan margarin dan mentega di pasaran, BlueBand Santan Kelapa mencoba tampil beda dengan mengusung konsep “Rasa Nusantara dalam Kemasan Modern”. Produk ini mengandung ekstrak santan kelapa asli yang diolah dengan teknologi khusus untuk mempertahankan aroma dan cita rasa alaminya. Tidak hanya cocok untuk menumis dan menggoreng, produk ini juga bisa digunakan sebagai olesan roti atau campuran kue tradisional agar lebih lezat.
Menurut Andi, pengembangan produk ini memakan waktu hampir dua tahun. Tim riset Flora Food Group melakukan serangkaian uji coba untuk menemukan formula ideal yang menonjolkan rasa santan tanpa meninggalkan fungsi margarin sebagai sumber lemak yang baik. “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang familiar di lidah masyarakat Indonesia, tapi dengan sentuhan praktis. Santan sering kali merepotkan karena harus diperas dan cepat basi. Di sinilah kami hadir memberi solusi,” jelasnya.
Secara ilmiah, santan mengandung asam laurat yang baik untuk metabolisme. Namun, bagi sebagian orang, penggunaan santan segar terkadang menimbulkan tantangan dalam penyimpanan. Dengan BlueBand Santan Kelapa, pengguna bisa mendapatkan esensi santan tanpa perlu repot. Produk ini juga diklaim bebas pengawet buatan dan telah mengantongi sertifikasi halal, menjadikannya aman untuk keluarga.
Sambutan Hangat dan Proyeksi Pasar
Antusiasme pengunjung FHI 2026 terhadap BlueBand Santan Kelapa tercermin dari banyaknya sampel yang habis hanya dalam hitungan jam. Tim sales yang bertugas bahkan harus mengambil stok tambahan dari mobil, saking tingginya permintaan. Seorang pemilik restoran padang di Jakarta, Haji Mahmud, mengaku langsung memesan beberapa karton untuk dicoba di dapurnya. “Kalau hasilnya cocok, saya bisa gunakan ini buat masak rendang atau gulai. Praktis dan mungkin biayanya lebih terkendali,” ujarnya serius.
Flora Food Group sendiri optimistis produk ini mampu merebut pangsa pasar masak-memasak rumah tangga maupun profesional. Dengan mengombinasikan dua hal yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia—margarin dan santan—BlueBand Santan Kelapa diproyeksikan menjadi komoditas yang laris, terutama menjelang musim perayaan seperti Lebaran atau Natal ketika kebutuhan memasak meningkat.
Pada hari terakhir pameran, booth Flora Food Group konsisten menjadi salah satu yang paling ramai. Tidak sedikit pengunjung yang kembali lagi bersama kolega atau keluarga hanya untuk membeli produk edisi perdana yang dijual khusus di lokasi. “Ini belum dijual bebas di pasaran. Kami sengaja memberi kesempatan pertama di FHI agar para pecinta masak bisa menjadi yang pertama mencoba,” imbuh Andi dengan bangga.
Di tengah gempuran produk impor, kehadiran inovasi seperti BlueBand Santan Kelapa menjadi angin segar bagi lanskap industri pangan dalam negeri. Ia mengingatkan bahwa kekayaan hayati Indonesia, seperti kelapa yang melimpah, bisa diolah menjadi produk bernilai tambah yang tidak hanya memanjakan lidah, tapi juga mengangkat budaya kuliner lokal. Dengan peluncuran resmi yang disambut meriah, perjalanan BlueBand Santan Kelapa di dunia tata boga baru saja dimulai.
Comments (0)