Sep 18, 2026
Bengkulu

Bengkulu — Polisi Uji DNA Jasad Pria Enggano Terkait Wartawan Hilang

Penyelidikan atas misteri hilangnya rombongan jurnalis dan kru kapal di kawasan perairan Selat Sunda terus menunjukkan perkembangan baru. Terbaru, temuan j

Bengkulu — Polisi Uji DNA Jasad Pria Enggano Terkait Wartawan Hilang

Penyelidikan atas misteri hilangnya rombongan jurnalis dan kru kapal di kawasan perairan Selat Sunda terus menunjukkan perkembangan baru. Terbaru, temuan jasad tanpa identitas di pesisir Desa Kahyapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, menyita perhatian publik dan aparat kepolisian. Meskipun indikasi awal menunjukkan adanya ketidakcocokan pada barang bukti fisik, tim penyidik Polda Banten bersama tim medis forensik tetap mengambil langkah kepastian hukum dan medis melalui pengujian sampel genetik atau Deoxyribonucleic Acid (DNA).

Langkah ini diambil demi memberikan jawaban pasti bagi keluarga korban. Rombongan yang hilang kontak tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang tengah menjalankan tugas jurnalistik meliput erupsi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau sebelum akhirnya dikabarkan hilang tanpa jejak.

Analisis Fisik dan Hasil Pemeriksaan Awal Properti

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim medis forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten, temuan jasad pria di Pulau Enggano tersebut secara kasat mata dan barang bukti (properti) belum menunjukkan persesuaian dengan data rombongan wartawan yang hilang.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Banten, dr. Donald Rinaldi Kusumaningrat, menjelaskan bahwa pihak kepolisian tidak ingin berspekulasi secara terburu-buru sebelum ada bukti ilmiah yang valid dari laboratorium forensik.

"Iya, secara properti tidak sesuai (tidak ada persesuaian dengan korban hilang). Hari ini sampel DNA dibawa ke Lab DNA di Biro Dokpol untuk pencocokan lebih lanjut," ungkap dr. Donald Rinaldi Kusumaningrat dalam keterangan resminya.

Berdasarkan identifikasi medis awal di lapangan, jasad yang ditemukan di wilayah pesisir Enggano tersebut memiliki karakteristik spesifik sebagai berikut:

  • Jenis Kelamin: Laki-laki
  • Tinggi Badan: Sekitar 165 cm
  • Estimasi Usia: Di atas 50 tahun
  • Lokasi Penemuan: Pesisir pantai Desa Kahyapu, Pulau Enggano, Bengkulu

Tahapan Uji Laboratorium dan Timeline Identifikasi

Untuk memastikan apakah jasad tersebut merupakan bagian dari korban insiden Selat Sunda yang terbawa arus hingga ke perairan Sumatra Barat-Bengkulu, Polda Banten menjalankan skema identifikasi pencocokan DNA secara komprehensif. Tahapan ini memerlukan proses ekstraksi genetik yang cermat.

Berikut adalah urutan kronologis penanganan dan prosedur pengujian sampel yang sedang berlangsung:

  1. Penemuan dan Evakuasi: Warga lokal menemukan jasad di kawasan pantai Desa Kahyapu, Pulau Enggano, yang kemudian langsung dievakuasi oleh petugas.
  2. Pemeriksaan Fisik Luar (Post-Mortem): Tim forensik mencatat ciri-ciri fisik awal serta properti yang melekat pada tubuh korban.
  3. Pengambilan Sampel DNA: Tim medis mendokumentasikan dan mengambil jaringan sampel biologis jasad untuk diuji.
  4. Pengiriman ke Mabes Polri: Sampel DNA dikirim langsung ke Laboratorium DNA Biro Dokpol Mabes Polri di Jakarta.
  5. Pencocokan Data Ante-Mortem: Profil DNA jasad disandingkan dengan sampel DNA dari keluarga kandung 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang dilaporkan hilang.
  6. Hasil Akhir: Dokter forensik mengestimasikan hasil analisis pencocokan ilmiah ini akan keluar dalam rentang waktu sekitar dua minggu.

Perbandingan Karakteristik Temuan dan Data Korban

Guna memberikan pemahaman yang terstruktur, berikut adalah tabel perbandingan antara data temuan jasad di Pulau Enggano dengan profil pencarian korban hilang di perairan Selat Sunda:

Parameter Identifikasi Temuan Jasad di Pulau Enggano Data Rombongan Hilang Selat Sunda
Titik Lokasi Pesisir Desa Kahyapu, Pulau Enggano (Bengkulu) Perairan Selat Sunda (Gunung Anak Krakatau)
Pemeriksaan Properti Tidak cocok dengan pakaian/atribut jurnalis Membawa perlengkapan liputan dan rompi pelampung
Perkiraan Usia Di atas 50 tahun Bervariasi (Usia produktif & senior)
Estimasi Tinggi Badan Sekitar 165 cm Bervariasi sesuai data antemortem keluarga
Status Verifikasi Menunggu Uji Lab DNA Biro Dokpol (2 Pekan) Sampel DNA keluarga sudah terkumpul di posko

Pencarian Korban Gunung Anak Krakatau Terus Berlanjut

Hilangnya 5 wartawan dan 3 kru kapal saat bertugas meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi peristiwa yang menyedot perhatian nasional. Kondisi cuaca yang ekstrem serta pergerakan arus laut Selat Sunda yang dinamis menuju Samudra Hindia memang memunculkan berbagai kemungkinan terkait lokasi terdamparnya para korban.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi simpang siur sebelum hasil resmi uji DNA dikeluarkan oleh Biro Dokpol Mabes Polri. Kepastian hukum dan medis atas identitas jasad tersebut ditargetkan rampung dalam dua minggu mendatang, sementara operasi pencarian dan pemantauan di sepanjang pesisir barat Sumatra tetap terus berlanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS eko-saputra

Reporter Gadget. Review smartphone, laptop, dan consumer tech.

Comments (0)

User