Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus digencarkan oleh berbagai pihak, tak terkecuali bagi kalangan pekerja pabrik yang memiliki mobilitas harian cukup tinggi. Menyadari pentingnya perlindungan diri di jalan raya, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar pelatihan safety riding yang menyasar puluhan karyawan industri di wilayah Kabupaten Gowa.
Kegiatan edukatif ini berlangsung di lingkungan Pabrik Roti Jordan Bakery, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Sebanyak 40 karyawan tampak antusias menyimak berbagai materi keselamatan berkendara yang dibawakan langsung oleh tim instruktur profesional dari Asmo Sulsel.
Sesi Pembukaan: Membangun Budaya Sadar Lalu Lintas
Program edukasi ini dirancang khusus guna menjawab tantangan mobilitas harian para pekerja yang sebagian besar mengandalkan sepeda motor sebagai moda transportasi utama untuk berangkat dan pulang kerja. Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Wanny, memimpin jalannya sesi pembekalan dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami.
Dalam agenda tersebut, rangkaian kegiatan disusun secara runut untuk memastikan pesan keselamatan tersampaikan dengan efektif:
- Registrasi dan Pembukaan: Seluruh peserta berkumpul di area pelatihan untuk mendapatkan pengantar mengenai situasi lalu lintas terkini.
- Pemaparan Teori Keselamatan: Pembahasan komprehensif terkait teknik berkendara defensif, pengendalian emosi, dan analisis potensi bahaya di jalan raya.
- Sesi Tanya Jawab Interaktif: Diskusi terbuka mengenai kebiasaan berkendara sehari-hari serta kendala yang kerap dihadapi saat melintas di jalan padat kendaraan.
Fokus Materi: Perlengkapan Wajib dan Bahaya Mitos Jarak Dekat
Salah satu poin utama yang ditekankan dalam pelatihan ini adalah kedisiplinan memakai perlengkapan berkendara standar secara lengkap. Wanny mengingatkan peserta agar tidak meremehkan penggunaan perlengkapan keselamatan demi meminimalkan dampak benturan saat insiden tak terduga terjadi.
Para karyawan diimbau untuk selalu mengenakan perlengkapan proteksi diri standar sebelum menyalakan mesin kendaraan, antara lain:
- Helm berstandar SNI: Melindungi kepala dari benturan fatal.
- Jaket dan celana panjang tebal: Melindungi kulit dari gesekan aspal dan terpaan angin.
- Sarung tangan khusus motor: Menjaga cengkeraman tuas kemudi tetap optimal sekaligus melindungi telapak tangan.
- Sepatu bertumit rendah: Melindungi kaki dan mempermudah kontrol rem belakang maupun transmisi.
Selain kelengkapan fisik, Wanny menyoroti kesalahan pola pikir yang masih banyak menjangkiti masyarakat, yaitu anggapan bahwa perjalanan jarak dekat tidak memerlukan helm atau perlengkapan lengkap.
“Kita sering berpikir bahwa perjalanan yang dekat tidak membutuhkan perlengkapan berkendara yang lengkap. Padahal, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di jalan. Karena itu, penggunaan helm dan perlengkapan lainnya harus menjadi kebiasaan setiap kali berkendara, bukan hanya ketika melakukan perjalanan jauh,” tegas Wanny di hadapan para peserta.
Langkah Berkelanjutan Ciptakan Ekosistem Aman di Jalan
Edukasi kepada pekerja pabrik ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Asmo Sulsel dalam mengampanyekan gerakan #Cari_Aman ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas, hingga sektor korporasi. Dengan memahami risiko dan teknik mitigasi sejak dini, para karyawan diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun pengguna jalan lainnya.
Comments (0)