Oct 11, 2026
entertainment

Aroma yang Bercerita: Pilihan Parfum Para Bintang Muda Dangdut

Di sudut ruang ganti yang sempit, di antara riasan tebal dan gaun berkilau, seorang gadis muda menutup matanya sebentar. Ia menyemprotkan sedikit cairan bening ke pergelangan tangannya, mengangkatnya ...

Aroma yang Bercerita: Pilihan Parfum Para Bintang Muda Dangdut

Di sudut ruang ganti yang sempit, di antara riasan tebal dan gaun berkilau, seorang gadis muda menutup matanya sebentar. Ia menyemprotkan sedikit cairan bening ke pergelangan tangannya, mengangkatnya ke hidung, dan tersenyum tipis. Bagi sebagian orang, parfum hanyalah pelengkap penampilan. Namun bagi para peserta Dangdut Academy 8, aroma yang mereka pilih adalah bagian dari jati diri—sebuah tanda pengenal yang tak terlihat namun terasa kuat.

Di balik gemerlap panggung dan sorotan lampu, ada kisah-kisah sederhana tentang bagaimana mereka menemukan aroma yang paling mewakili diri mereka. Bukan sekadar wangi, tapi juga kenangan, keberanian, dan doa yang mereka bawa setiap kali melangkah ke atas panggung.

Parfum Pertama dan Kenangan yang Tertinggal

Bagi salah satu peserta, aroma favoritnya bukanlah wewangian mahal dari butik ternama. Ia mengisahkan bagaimana ibunya dulu selalu menyemprotkan parfum mawar ke kerudungnya sebelum berangkat mengaji. "Wangi itu yang bikin saya merasa aman," ujarnya lirih, mata berkaca-kaca. Kini, setiap kali ia tampil, ia selalu menyemprotkan aroma serupa. Bukan untuk panggung, tapi untuk hatinya.

"Kalau saya wangi mawar, rasanya ibu ada di samping saya. Padahal beliau sudah lama pergi. Tapi parfum ini yang bikin saya kuat."

Momen mengharukan seperti ini jarang tersorot kamera. Namun di balik layar, para peserta saling bertukar cerita tentang botol-botol kecil yang mereka bawa dari rumah. Ada yang membawa parfum pemberian kakek, ada pula yang menyimpan botol kosong bekas parfum sahabat yang telah meninggal. Bagi mereka, aroma adalah jembatan antara masa lalu dan mimpi yang sedang diperjuangkan.

Antara Rasa Percaya Diri dan Tekanan Panggung

Tak bisa dimungkiri, tampil di ajang pencarian bakat dangdut terbesar di tanah air bukan perkara mudah. Tekanan mental, jadwal latihan yang padat, dan ekspektasi penonton menjadi beban tersendiri. Di sinilah peran parfum menjadi lebih dari sekadar kosmetik. Beberapa peserta mengaku memilih wangi citrus yang segar untuk membangkitkan semangat, sementara yang lain memilih aroma vanilla yang hangat agar merasa tenang.

Seorang pelatih vokal yang mendampingi mereka bercerita, "Anak-anak ini sering gugup. Tapi begitu mereka menyemprotkan parfum favoritnya, ada perubahan. Mereka lebih tegak, lebih yakin. Aroma itu seperti tombol yang menghidupkan keberanian."

Perjalanan mereka tidak selalu mulus. Ada air mata saat harus tampil meski sedang rindu rumah, ada pula tangis haru ketika dinyatakan lolos ke babak berikutnya. Di balik semua itu, aroma menjadi sahabat setia yang tak pernah menghakimi.

Aroma sebagai Identitas dan Doa

Yang menarik, pilihan parfum para peserta ini juga mencerminkan karakter mereka. Yang pendiam cenderung memilih aroma floral lembut, yang energik menyukai wangi buah-buahan, dan yang dewasa memilih aroma woody yang dalam. Seorang peserta bahkan mengaku sengaja memilih parfum dengan aroma yang sama seperti idolanya, sebagai bentuk penghormatan dan penyemangat.

"Saya ingin orang mengenal saya bukan hanya dari suara, tapi juga dari wangi yang saya tinggalkan di panggung. Itu bagian dari saya."

Menjelang penampilan, mereka duduk melingkar, saling menyemprotkan parfum, tertawa kecil, dan saling menguatkan. Sederhana, namun menyentuh. Di tengah kompetisi yang keras, kebersamaan dalam hal kecil seperti ini justru menjadi kekuatan yang luar biasa.

Pada akhirnya, parfum hanyalah cairan wangi dalam botol kaca. Namun bagi para bintang muda ini, ia adalah saksi bisu perjuangan, doa yang tak terucap, dan mimpi yang sedang mereka rajut satu per satu. Aroma mereka mungkin akan memudar setelah panggung usai, tetapi kisah tentang keberanian, kerinduan, dan bangkit kembali akan selalu tertinggal—lebih dalam dari sekadar wangi.

Dan bagi kita yang menonton, mungkin tak ada salahnya bertanya: aroma apa yang mewakili perjalanan kita hari ini?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS galih-pratama

Editor Teknologi. Mantan software engineer. Meliput AI, cloud, dan transformasi digital.

Comments (0)

User