Proses persidangan kasus dugaan suap megaproyek yang dikenal sebagai skandal Cuadernos de las Coimas di Argentina kembali memanas. Untuk pertama kalinya, rekaman video yang mendokumentasikan aksi penggeledahan aparat kepolisian di apartemen mantan Presiden Argentina, Cristina Kirchner, diputar langsung di hadapan majelis hakim.
Rekaman yang diambil pada 2018 di kawasan elite Recoleta, Buenos Aires tersebut memperlihatkan sudut-sudut privat kediaman sang mantan kepala negara. Salah satu fokus utama jaksa penuntut adalah keberadaan pintu lapis baja tersembunyi yang berada tepat di balik ranjang tidur utama.
Temuan Pintu Lapis Baja di Balik Ranjang Utama
Pemutaran rekaman eksklusif ini berlangsung menyusul keterangan saksi kunci, yakni Komisaris Polisi Juan Carlos Barrales, perwira yang memimpin langsung operasi penggeledahan di apartemen tersebut beberapa tahun silam. Barrales membeberkan sejumlah kejanggalan struktural di dalam kamar tidur utama yang dihuni Cristina bersama mendiang suaminya, mantan Presiden Néstor Kirchner.
“Kami menemukan sebuah pintu lapis baja di ruangan yang kami yakini merupakan kamar tidur utama. Keyakinan itu diperkuat oleh adanya bantal yang dibordir dengan inisial nama Dr. Néstor Kirchner dan mantan presiden Cristina,” ungkap Barrales di ruang sidang pengadilan federal.
Barrales menerangkan bahwa pintu kokoh tersebut berfungsi sebagai akses menuju ruang penyimpanan pakaian atau walk-in closet berukuran besar. Keberadaan proteksi keamanan tingkat tinggi di dalam kamar pribadi itu langsung memicu tanda tanya besar dari tim penyelidik mengenai apa saja yang pernah disimpan di dalamnya.
Kronologi Insiden Terkuncinya Pintu Rahasia Saat Penggeledahan
Dalam persidangan, terungkap pula insiden tak terduga yang sempat menghambat proses penggeledahan unit apartemen di lantai atas tersebut. Barrales merinci urutan kejadian ketika aparat berusaha menyisir ruangan:
- Penyisiran Kamar Utama: Tim kepolisian memasuki kamar tidur utama dan mendapati pintu baja tebal di balik dipan tempat tidur.
- Pintu Tertutup Otomatis: Saat petugas sedang memeriksa area sekitar, pintu lapis baja tersebut secara tidak sengaja tertutup rapat dan terkunci dari mekanisme pengaman otomatisnya.
- Intervensi Sekretaris Pribadi: Penggeledahan sempat tertahan hingga sekretaris pribadi Cristina Kirchner, yang diidentifikasi bernama Cabral, datang membawa kunci khusus untuk membuka kembali pintu tersebut.
- Penyitaan Barang Bukti: Setelah akses kembali terbuka, tim forensik dan penyidik melanjutkan inventarisasi dokumen serta barang bukti di dalam ruang tertutup tersebut.
Perdebatan Sengit Kuasa Hukum dan Majelis Hakim
Langkah jaksa yang memutar rekaman video tersebut menuai penolakan keras dari tim penasihat hukum Cristina Kirchner. Pengacara terdakwa berargumen bahwa penayangan visual interior rumah melanggar privasi dan tidak memiliki relevansi pembuktian materiil secara langsung dengan dakwaan suap.
Meski sempat terjadi adu argumen sengit, majelis hakim mengizinkan sebagian rekaman diputar secara terbatas guna mengonfirmasi kesaksian aparat kepolisian. Kasus Cuadernos de las Coimas sendiri berpusat pada catatan buku harian yang mendokumentasikan dugaan aliran dana suap dari pengusaha konstruksi kepada lingkaran dalam kekuasaan keluarga Kirchner selama bertahun-tahun.
- Sidang kasus Cuadernos de las Coimas memutar video penggeledahan tahun 2018 di apartemen Recoleta. - Komandan polisi bersaksi menemukan pintu lapis baja di balik tempat tidur utama. - Pintu sempat terkunci otomatis saat penggeledahan sebelum dibuka sekretaris pribadi terdakwa. - Kuasa hukum sempat memprotes pemutaran rekaman tersebut.
Comments (0)