"Kami berdua tahu, ini bukan perjalanan biasa," ujar Sara saat berbicara tentang pengalaman syuting di Negeri Paman Sam. "Dari awal, ada perasaan bahwa kami akan bertemu sesuatu yang tidak bisa dijelaskan begitu saja."
Ucapan itu mungkin terdengar berlebihan bagi sebagian orang. Namun bagi mereka yang mengikuti kisah hidup pasangan ini, hal tersebut terasa wajar. Sosok Demian sudah lama dikenal sebagai pesulap dengan karya-karya yang kerap mengguncang penonton. Sementara Sara, yang dikenal luas sebagai aktris sekaligus penulis, memiliki ketertarikan yang mendalam pada hal-hal spiritual. Keduanya seperti dua sisi mata uang yang akhirnya bertemu dan melengkapi satu sama lain.
Perjalanan yang Penuh Makna
Amerika Serikat bukanlah tujuan pertama mereka untuk proyek ini. Sebelumnya, keduanya sudah beberapa kali terlibat dalam produksi konten di luar negeri. Namun kali ini terasa berbeda. Mereka tidak hanya datang untuk bekerja, tetapi juga untuk menelusuri sesuatu yang sudah lama menarik perhatian: cerita di balik benda-benda yang dianggap menyimpan energi gaib.
Setibanya di sana, jadwal mereka langsung padat. Syuting dimulai sejak pagi hari, dengan pemotretan di berbagai lokasi ikonik, hingga berpindah ke ruang-ruang tertutup yang suasananya jauh lebih sunyi. Di tengah kesibukan itu, ada satu momen yang membuat Sara berhenti sejenak. Ia sedang berjalan di koridor sebuah gedung tua ketika tiba-tiba merasakan hawa dingin yang tidak wajar, meskipun suhu luar sedang hangat.
"Saya berhenti, lalu menoleh ke Demian. Dia juga merasakan hal yang sama," kenang Sara. "Kami tidak bicara banyak. Cukup dengan tatapan, kami paham bahwa ada sesuatu di dekat kami."
Bertemu dengan Annabelle
Puncak dari perjalanan mereka terjadi ketika keduanya dijadwalkan untuk mengunjungi tempat penyimpanan benda-benda yang pernah menjadi sorotan publik. Di antara banyaknya koleksi yang tersimpan rapi di balik kaca, ada satu boneka yang langsung menarik perhatian kamera dan penonton: Annabelle.
Boneka berpakaian gaun putih dengan rambut ikal itu memang sudah dikenal luas melalui serangkaian film horor. Namun, melihatnya langsung dari balik kaca, dalam kondisi aslinya, memberikan pengalaman yang sangat berbeda. Annabelle tidak terlihat menakutkan dalam arti konvensional. Ia justru tampak duduk tenang, dengan senyum tipis yang justru membuat suasana semakin mencekam.
Demian mengaku sempat berdiri cukup lama di hadapan boneka itu. Sebagai pesulap, ia terbiasa melihat trik dan ilusi dari berbagai sudut pandang. Namun kali ini, ada perasaan yang sulit ia jelaskan.
"Saya bukan orang yang mudah percaya hal-hal seperti itu," kata Demian dengan suara rendah. "Tapi ketika berdiri di depannya, ada perasaan bahwa boneka itu sedang memperhatikan kami. Itu yang membuat saya akhirnya mundur selangkah."
Sara sendiri memilih untuk tidak terlalu lama berada di dekat Annabelle. Ia mengaku lebih nyaman berdiri di sisi sang suami, sambil sesekali memanjatkan doa dalam hati. Baginya, momen tersebut bukan sekadar konten untuk ditayangkan, melainkan sebuah pengalaman spiritual yang mengingatkan pada sisi kehidupan yang sering kali diabaikan.
Sisi Manusia di Balik Sensasi
Di balik kesan mistis yang melekat pada perjalanan ini, ada sisi kemanusiaan yang jarang dibicarakan. Sara dan Demian mengakui bahwa tekanan selama syuting tidak ringan. Jadwal yang padat, perbedaan zona waktu, hingga tuntutan untuk tampil prima di depan kamera membuat keduanya harus saling menjaga kondisi.
"Kami sempat bertengkar kecil karena hal-hal sepele," jujur Sara sambil tersenyum. "Tapi setelah itu, kami sadar bahwa kami sedang melewati sesuatu yang berat bersama. Justru itu yang membuat kami semakin dekat."
Kisah ini mengingatkan kita bahwa di balik setiap pencarian akan hal-hal luar biasa, selalu ada momen-momen sederhana yang justru paling berkesan: secangkir kopi di penginapan, obrolan larut malam, atau tangan yang saling menggenggam saat hawa dingin tiba-tiba datang.
Sara menutup ceritanya dengan kalimat yang hangat. "Perjalanan ini bukan tentang menakuti-nakuti orang," katanya. "Ini tentang bagaimana kami belajar memahami hal-hal yang tidak selalu bisa dijelaskan, dan tetap memilih untuk saling menguatkan."
Kisah Sara Wijayanto dan Demian bukan sekadar cerita tentang syuting di Amerika atau pertemuan dengan sebuah boneka terkenal. Lebih dari itu, ini adalah kisah tentang dua manusia yang terus berjuang memahami dunia di sekitar mereka, sambil tetap menjaga satu sama lain. Dan terkadang, momen mengharukan seperti itulah yang membuat sebuah perjalanan menjadi benar-benar tak terlupakan.
Comments (0)