Oct 10, 2026
Lampung

Pemkot Bandar Lampung Bongkar Warung Liar di Jalan RE Martadinata

Pemerintah Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung menggelar operasi penertiban terhadap seju

Pemkot Bandar Lampung Bongkar Warung Liar di Jalan RE Martadinata

Pemerintah Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung menggelar operasi penertiban terhadap sejumlah warung liar yang berdiri di sepanjang Jalan Laksamana RE Martadinata, Bandar Lampung. Pembongkaran ini menjadi salah satu langkah paling mencolok dalam upaya penataan kawasan perkotaan yang selama ini dinilai semrawut.

Proses penertiban yang melibatkan gabungan petugas kecamatan dan Satpol PP itu berlangsung cukup lama. Aktivitas pembongkaran dimulai sejak pukul 13.15 WIB dan baru berakhir menjelang malam sekitar pukul 18.45 WIB. Artinya, operasi tersebut memakan waktu kurang lebih 5,5 jam nonstop di lapangan.

Camat Teluk Betung Timur, Bambang Heryanto, yang turun langsung memantau jalannya pembongkaran, menegaskan bahwa penertiban bangunan usaha adalah bagian yang tak terpisahkan dari dinamika penataan sebuah kawasan. Menurutnya, pemerintah tidak bisa menutup mata terhadap keberadaan bangunan yang menghambat fungsi jalan dan merusak estetika kota.

Alasan di Balik Penertiban Warung Liar

Penertiban ini bukan tanpa dasar. Jalan Laksamana RE Martadinata merupakan salah satu akses penting di wilayah Teluk Betung Timur yang menghubungkan sejumlah titik strategis. Keberadaan warung liar di sepanjang bahu jalan dianggap mengganggu arus lalu lintas, mengurangi lebar efektif jalan, serta menciptakan kesan kumuh pada wajah kota.

Pemerintah kecamatan menyatakan bahwa penataan kawasan ini bertujuan agar wilayah tersebut menjadi lebih tertata, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat secara luas. Dengan kata lain, pembongkaran warung bukan semata soal penegakan aturan, melainkan bagian dari visi besar membenahi ruang publik.

Meski demikian, Bambang menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan pendekatan humanis. Aspek sosial dan ekonomi warga yang terdampak menjadi perhatian serius selama proses penertiban berlangsung.

"Penertiban terhadap bangunan atau tempat usaha tentu menjadi bagian dari dinamika penataan sebuah kawasan. Karena itu, prosesnya harus tetap memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi warga," ujar Bambang di lokasi.

Kronologi Jalannya Pembongkaran

  1. Pukul 13.15 WIB: Petugas gabungan dari Kecamatan Teluk Betung Timur dan Satpol PP tiba di lokasi dan mulai melakukan penertiban.
  2. Siang hingga sore: Pembongkaran warung liar berlangsung bertahap di sepanjang Jalan Laksamana RE Martadinata.
  3. Pukul 18.45 WIB: Rangkaian pembongkaran dinyatakan selesai menjelang malam.
  4. Setelah pembongkaran: Pemerintah kecamatan berkomitmen melakukan penataan lanjutan agar kawasan lebih tertib dan nyaman.

Dampak dan Respons Warga

Penertiban ini menuai beragam respons. Sebagian warga mendukung penuh langkah pemerintah karena menganggap kawasan tersebut memang perlu ditata. Namun, tidak sedikit pula yang menyoroti nasib para pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari warung-warung tersebut.

Pengamat tata kota menilai penertiban tanpa solusi relokasi berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama bagi pelaku usaha kecil yang kehilangan sumber penghasilan. Karena itu, pendekatan humanis yang diklaim pemerintah perlu dibuktikan lewat langkah nyata, bukan sekadar pernyataan di lapangan.

Ke depan, Pemerintah Kecamatan Teluk Betung Timur berjanji akan terus menata kawasan agar wajah perkotaan di wilayah itu semakin rapi dan nyaman bagi masyarakat luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah memastikan penataan ini tidak hanya berbicara soal keindahan kota, tetapi juga keadilan sosial bagi warga kecil yang terdampak.

AspekKeterangan
LokasiJalan Laksamana RE Martadinata, Bandar Lampung
PelaksanaKecamatan Teluk Betung Timur & Satpol PP
Waktu Mulai13.15 WIB
Waktu Selesai18.45 WIB
Durasi± 5,5 jam
ObjekWarung liar di sepanjang jalan

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User