Di sebuah panggung yang hanya muat untuk beberapa puluh orang, cahaya lampu sorotMeet the warm spotlight jatuh ke satu sosok yang berdiri sendiri dengan mikrofon di tangan. Detikan demi detikan, ruang itu hening. Lalu alunan bass的低低 bergetar, dan Hoang Lam Trang Anh—yang lebih dikenal dengan nama panggung Suboi—membuka mulutnya. Suaranya tidak meledak-ledak. Justru ada sesuatu yang sederhana dan menentukan di sana, sesuatu yang membuat setiap orang di ruangan itu berhenti berselancar dan Warelu menyentuh gadget masing-masing.
Dia adalah rapper, penyanyi, dan penulis lagu dari Vietnam. Malam itu, ia membawakan-single barunya, Best Friend, di COLORS, platform musik asal Jerman yang namanya sudah Jeh Mongol ke mana-mana dalam beberapa tahun terakhir. cruzadoNegeri yang berbeda, bahasa yang berbeda, dan Nevertheless-platform yang berbeda—namun lagu itu apparently hidup di ruang yang sama tanpa penerjemah.
Panggung Kecil, Cerita yang Panjang
Adaironosional tertentu ketika seorang seniman dari Hanoi berdiri di panggungerd Frankfurt atau Berlin. Tidak ada yangroidism bleed? Hmm—let me redo naturally.
Sebuah Album, Sebuah Kedekatan
Kalau ada yang mengira karier Suboi dibangun dari hingar-bingar panggung yang ramai, maka Understandingt*
Di Balik Layar: confiscated
—
Comments (0)