Jumat sore di lobby bioskop, lampu-lampu hangat menyinari papan jadwal yang memantul di mata seorang anak kecil. Ibu muda di sampingnya baru saja mengantongi dua tiket, sementara ayahnya menimbang-nimbang antara camilan dan pilihan film. Akhir pekan memang selalu punya cara sederhana untuk meminta kita duduk sejenak, membiarkan layar besar merawat lelah selama seminggu. Kali ini deretan tayangan baru datang dengan genre yang beragam: dari teror wabah, tebing curam, misteri balap motor, kisah keluarga yang menyentuh, sampai teror mistis yang mengganggu pikiran.
Resident Evil: Malam Panjang Seorang Kurir Medis
Bryan, kurir medis yang diperankan Austin Abrams, punya rutinitas yang tampak biasa: mengantar paket ke rumah sakit di daerah terpencil. Suatu malam, perjalanan sederhana itu berubah menjadi mimpi buruk. Jalanan yang sunyi tiba-tiba dipenuhi kekacauan, dan wabah misterius mulai menyebar tanpa peringatan. Di balik setiap tikungan, gerombolan makhluk bermutasi sudah menunggu.
Disutradarai Zach Cregger yang sebelumnya mengejutkan penonton lewat Barbarian dan Weapons, film ini membawa nuansa survival horror yang lebih manusiawi: bukan sekadar kejar-kejaran, melainkan perjuangan seorang pria biasa untuk tetap bernapas saat dunia di sekitarnya runtuh. Berlabel D17, film ini menjadi pembuka yang menegangkan bagi siapa pun yang mencari alasan untuk meremukkan kuku di kursi bioskop akhir pekan ini.
Teror di Ketinggian: Fall 2: Deadpoint
Jika teror Bryan terjadi di jalanan, maka Jax (Harriet Slater) dan Luce (Arsema Thomas) menghadapinya di ketinggian. Keduanya memanjat Gunung Kwan di Thailand, sebuah pendakian yang sudah lama menjadi mimpi. Namun longsoran batu datang tanpa diundang, mengunci mereka di tebing terjal tanpa jalur turun yang aman.
Yang membuat cerita ini berdenyut adalah jarak yang begitu dekat antara hidup dan nol — angin dingin, cuaca yang memburuk, dan suara-suara di kepala yang mulai berbisik. Fall 2: Deadpoint mengingatkan bahwa musuh terbesar sering bukan gunungnya, melainkan rasa takut yang pelan-pelan menggerogoti keputusan. Berlabel D17.
Misteri Sepeda Motor di Yokohama
Pencinta animasi Jepang tak perlu menunggu lama. Conan Edogawa beserta Ran, Sonoko, dan Kogoro menjelajah ke Minato Mirai untuk Festival Sepeda Motor Kanagawa di Yokohama. Di tengah keramaian, sebuah sepeda motor hitam misterius melaju menghantam dan melompati mobil mereka, membuka babak baru teka-teki.
Peluncuran Angel, sepeda motor polisi bertenaga teknologi terbaru, justru memperuncing misteri: rangka motor penantang nyaris identik dengan Angel, sementara kejar-kejaran polisi terjadi di Tokyo. Conan memutar otak mencari siapa di balik semuanya. Detective Conan the Movie: Fallen Angel of the Highway berlabel R13, teman tepat bagi penggemar misteri yang ingin tertawa sekaligus menebak.
Istimewa: Perjalanan Mencari Seorang Ayah
Di Rumah Istimewa, lima anak dengan disabilitas, Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul, hidup berdampingan dengan Pak Mahendra (Mathias Muchus) dan sukarelawan setia mereka, Mbak Kinan (Yanni Melwani). Rumah sederhana itu menjadi tempat bercerita, bercanda, dan tumbuh bersama.
Lalu vonis kanker datang. Ayah yang penuh kasih itu memilih pergi diam-diam, tak ingin anak-anak melihatnya melemah. Ketiadaannya justru menyalakan semangat: mereka nekat bertualang mencarinya. Di perjalanan mereka bertemu Bagas (Ajil Ditto) dan Aji (Agus Kuncoro) yang membawa mereka ke panggung PWO, bergabung dengan Ella (Salsabila Bella), dan seketika menjadi viral. Di balik tawa itu, kisah ini menanyakan hal sederhana: seberapa jauh kita mau berjuang untuk orang yang kita cintai? Berlabel SU.
Khadam: Perang Melawan Bayangan Diri
Khadam membawa penonton ke teror yang jauh lebih intim. Setelah ibunya meninggal, Melor (Aghniny Haque) mewarisi sesuatu yang tak pernah ia minta: roh gaib bernama Khadam yang bermanifestasi sebagai versi dirinya yang lebih sempurna.
Semula tampak seperti anugerah. Perlahan, Khadam mulai mengambil perannya sebagai istri dan ibu, menghapus jejak Melor dari rumahnya sendiri. Aghniny Haque memainkan perempuan yang berjuang merebut kembali hidupnya sebelum kehilangan diri sepenuhnya, sebuah permainan identitas yang membuat bulu kuduk berdiri. Berlabel D17.
Akhir pekan selalu punya pilihan untuk semua suasana hati. Ingin berkeringat dingin, ada Bryan dan pasangan pendaki di Thailand. Ingin tertawa dan menebak, Conan menunggu di Yokohama. Ingin menangis pelan-pelan, Rumah Istimewa membuka pintunya. Dan bagi yang ingin teror menghantui kepala, Khadam siap menemani hingga lampu bioskop kembali menyala.
Comments (0)