Sep 22, 2026
Hukum

KOREA SELATAN — Ketua FTC Terbang ke AS Bahas Regulasi Raksasa Teknologi

Langkah penting kembali diambil oleh otoritas pengawas persaingan usaha Korea Selatan (KFTC) dalam merespons dinamika ekonomi digital global. Pekan depan,

KOREA SELATAN — Ketua FTC Terbang ke AS Bahas Regulasi Raksasa Teknologi

Langkah penting kembali diambil oleh otoritas pengawas persaingan usaha Korea Selatan (KFTC) dalam merespons dinamika ekonomi digital global. Pekan depan, pimpinan KFTC dipastikan terbang ke Amerika Serikat untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi bertaraf internasional. Kunjungan ini bukan sekadar agenda diplomatik rutin tahunan, melainkan sebuah misi strategis di tengah makin kencangnya angin perubahan regulasi pasar teknologi dunia. Ketua KFTC, Han Ki-jeong, dijadwalkan membawa deretan isu krusial yang tengah menjadi perhatian global, mulai dari pengawasan ketat terhadap monopoli raksasa teknologi (Big Tech) hingga pembentukan regulasi industri kecerdasan buatan (AI).

Memperkuat Sinergi Pengawasan Persaingan Lintas Negara

Dalam lawatannya ke Washington D.C., pimpinan lembaga anti-monopoli Korea Selatan tersebut bakal bertemu dengan sejumlah pejabat senior dan regulator persaingan usaha global, termasuk perwakilan dari Federal Trade Commission (FTC) AS serta Departemen Kehakiman AS (DOJ). Pertemuan ini menjadi momentum emas untuk menyelaraskan kebijakan persaingan usaha yang kian kompleks. Pasar digital saat ini tidak lagi mengenal batas negara, sehingga tindakan korporasi teknologi di satu kawasan bisa berdampak langsung pada konsumen dan ekosistem bisnis di belahan dunia lain.

"Kolaborasi internasional adalah kunci utama dalam menghadapi dominasi pasar digital yang melampaui batas-batas yurisdiksi tradisional," ungkap seorang pengamat regulasi pasar digital. "Tanpa koordinasi yang erat antara negara penegak hukum seperti Korea Selatan dan Amerika Serikat, pengawasan terhadap monopoli platform raksasa akan selalu tertinggal jauh di belakang pesatnya inovasi industri."

Fokus Utama: Regulasi Platform Digital dan Teknologi AI

Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan dalam kunjungan ini adalah perumusan kebijakan terkait regulasi platform digital yang sedang hangat diperbincangkan di Seoul. Korea Selatan saat ini sedang mematangkan kerangka hukum untuk menindak tegas perilaku anti-persaingan oleh platform dominan, seperti praktik penyalahgunaan posisi pasar, pengikatan produk (tying), serta diskriminasi terhadap vendor lokal. Langkah tegas ini sejalan dengan penegakan hukum agresif yang juga sedang digalakkan oleh otoritas AS terhadap perusahaan raksasa seperti Google, Meta, dan Apple.

Untuk memberikan gambaran mengenai fokus pengawasan persaingan usaha dari kedua belah pihak, berikut adalah perbandingan prioritas regulasi yang tengah digarap:

Fokus Regulasi Korea Selatan (KFTC) Amerika Serikat (US FTC/DOJ)
Target Utama Ekosistem platform digital lokal & global Raksasa Big Tech (Google, Apple, Meta, Amazon)
Pendekatan Hukum Penetapan kriteria platform dominan (Eks-ante) Gugatan hukum anti-monopoli bertahap (Eks-post)
Isu Prioritas Perlindungan UMKM lokal & transparansi algoritma Monopoli periklanan digital, pasar aplikasi, & AI

Tantangan Menyeimbangkan Inovasi dan Keadilan Pasar

Meskipun KFTC bertekad memperketat pengawasan, kunjungan ke Amerika Serikat ini juga diprediksi akan diwarnai diskusi hangat mengenai kekhawatiran pelaku industri. Beberapa asosiasi perdagangan internasional sempat menyuarakan keprihatinan bahwa regulasi baru yang terlalu ketat dapat menghambat inovasi atau memberikan beban tak proporsional bagi investasi asing. Oleh karena itu, diplomasi hukum yang dilakukan oleh Han Ki-jeong sangat penting untuk memastikan bahwa perlindungan persaingan usaha tetap berjalan seimbang tanpa mematikan iklim investasi.

Di sisi lain, pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif (generative AI) mendorong kedua otoritas untuk mulai menyusun standar etika dan persaingan yang sehat. Langkah ini diharapkan mampu mencegah terjadinya pemusatan kekuatan pasar dan penguasaan data secara sepihak oleh segelintir pemain utama AI dunia.

Lawatan pekan depan ini mempertegas posisi Korea Selatan sebagai salah satu negara paling aktif dalam pembentukan standar hukum persaingan usaha di kawasan Asia-Pasifik. Dengan menyelaraskan langkah bersama Amerika Serikat, KFTC tidak hanya melindungi konsumen di dalam negeri, tetapi juga ikut merancang masa depan ekosistem digital dunia agar tetap transparan, adil, dan terbuka bagi inovasi baru.

Ketua Fair Trade Commission (KFTC) Korea Selatan, Han Ki-jeong, akan berkunjung ke Washington D.C. pekan depan. Kunjungan ini berfokus pada kerja sama pengawasan anti-monopoli platform digital dan perkembangan regulasi AI global. Baca artikel lengkapnya hanya di Beritaseputar.com!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS salsa-bintari

Reporter Startup. Meliput ekosistem startup Indonesia, venture capital, dan unicorn.

Comments (0)

User