LONDON — Bank Sentral Inggris (Bank of England) mengumumkan rencana besar pada Kamis (8/10): uang kertas baru mereka akan menampilkan wajah-wajah baru yang jauh berbeda dari sebelumnya. Alih-alih tokoh sejarah, seri uang berikutnya akan memamerkan burung hantu pemakan tikus, lebah bumblebee, puffin, dan landak — hewan-hewan ikonik yang selama ini jadi simbol keanekaragaman hayati Negeri Ratu Elizabeth.
Tiga Fase Perubahan Besar
Perubahan ini tidak terjadi dalam semalam. Bank of England menjadwalkannya bertahap dalam beberapa tahun ke depan, menggantikan serangkaian tokoh sejarah yang selama ini menghiasi lembaran uang. Berikut kronologi rencananya:
- Pengumuman resmi — Bank of England menyatakan pada Kamis bahwa barn owls, bumblebees, puffins, dan hedgehogs akan menjadi bintang pada seri uang kertas berikutnya.
- Penggantian Winston Churchill — Perdana Menteri penuntas Perang Dunia II itu akan kehilangan tempatnya di uang kertas £5, digantikan oleh motif satwa liar.
- Penggantian tokoh sejarah lainnya — Nama-nama besar lain seperti matematikawan, ilmuwan, dan budayawan yang selama ini menghiasi denominasi berbeda juga akan bergeser.
- Produksi dan peluncuran bertahap — Seri baru dirilis secara berkala selama beberapa tahun ke depan hingga seluruh rangkaian uang kertas tersentuh perubahan.
Mengapa Hewan, Bukan Lagi Tokoh Manusia?
Keputusan ini menandai pergeseran filosofis yang menarik. Sepanjang sejarah modern, uang kertas Inggris dikenal sebagai galeri berjalan bagi tokoh-tokoh besar — mulai dari Ratu Elizabeth II di satu sisi, hingga nama-nama seperti Isaac Newton, Jane Austen, Adam Smith, dan Winston Churchill di sisi lainnya.
Kini, dengan mengusung tema satwa, Bank of England seolah ingin mengingatkan publik pada isu lingkungan yang makin mendesak. Keempat hewan terpilih bukan sekadar pilihan estetis; masing-masing punya cerita konservasi yang kuat:
- Barn owl — burung hantu kecil yang habitatnya makin menyusut akibat modernisasi lahan pertanian.
- Bumblebee — penyerbuk utama yang populasinya turun drastis di Eropa, jadi simbol krisis serangga.
- Puffin — burung laut berparuh warna-warni yang menjadi ikon pesisir Skotlandia dan Irlandia Utara.
- Hedgehog — landak kecil favorit warga Britania yang kini masuk kategori rentan di banyak wilayah.
"Uang kertas adalah cerminan nilai-nilai suatu bangsa. Dengan menampilkan satwa, Inggris ingin menegaskan komitminya pada pelestarian alam."
Reaksi Publik dan Pelestari
Pengumuman ini langsung menuai respons beragam. Para pecinta lingkungan menyambut baik langkah tersebut sebagai upaya simbolis yang efektif menarik perhatian publik. Namun di sisi lain, sebagian sejarawan dan pengamat budaya menyayangkan hilangnya wajah-wajah sejarah dari sirkulasi uang.
Bagi kolektor uang, pergantian ini juga membuka peluang baru. Seri Churchill diperkirakan akan makin dicari setelah resmi ditarik dari sirkulasi.
Bank of England sendiri menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui konsultasi panjang dengan berbagai pihak, termasuk komunitas seni, sejarah, dan lingkungan hidup.
Yang Perlu Diketahui Publik
Beberapa poin penting dari pengumuman ini:
- Seri baru tidak serta-merta menghapus semua tokoh sejarah — sebagian mungkin tetap dipertimbangkan untuk edisi khusus.
- Uang kertas lama tetap sah digunakan hingga seri baru sepenuhnya beredar.
- Desain final baru diumumkan setelah proses kompetisi desain selesai.
- Perubahan ini sejalan dengan tren global, sejumlah negara juga mulai menampilkan tema alam pada mata uangnya.
Dengan langkah ini, Inggris bergabung dengan negara-negara yang memanfaatkan mata uang sebagai media edukasi lingkungan. Wajah-wajah satwa di uang kertas tidak hanya mempercantik desain, tapi juga mengingatkan jutaan orang setiap kali mereka membuka dompet — bahwa alam di sekitar mereka butuh perlindungan.
Comments (0)