Oct 10, 2026
Nasional

Amri/Nita Melaju ke Perempat Final, Joaquin/Fadia Tersingkir di Asian Games 2026

Perjalanan tim bulu tangkis Indonesia di nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menyajikan dua wajah berbeda. Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi

Amri/Nita Melaju ke Perempat Final, Joaquin/Fadia Tersingkir di Asian Games 2026

Perjalanan tim bulu tangkis Indonesia di nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menyajikan dua wajah berbeda. Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah sukses melangkah ke babak perempat final, sementara pasangan Joaquin Alvian/Fadia Ramadhani harus mengakui keunggulan lawannya dan tersingkir di babak 16 besar.

Pertandingan babak 16 besar yang digelar di Aichi Sky Expo itu menjadi momen penuh emosi bagi skuad Merah Putih. Amri/Nita tampil dominan sejak gim pertama dan tidak memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang. Kombinasi smash keras Amri di belakang serta penempatan bola halus Nita di depan net membuat pasangan Indonesia itu menutup laga dalam dua gim langsung.

Amri/Nita Tampil Efisien dan Tanpa Cela

Sejak awal pertandingan, Amri/Nita langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka menekan lawan melalui pola drive cepat dan rotasi posisi yang rapi. Nita beberapa kali memperlihatkan kelincahan di depan net, sementara Amri menjadi eksekutor utama di belakang.

Keunggulan teknis tersebut membuat Amri/Nita nyaris tidak tersentuh. Mereka menutup gim pertama dengan selisih cukup jauh dan melanjutkan performa impresif di gim kedua. Kemenangan dua gim langsung ini menjadi modal berharga menjelang babak delapan besar yang bakal jauh lebih menantang.

"Kami sudah menyiapkan strategi sejak jauh hari dan alhamdulillah berjalan sesuai rencana. Fokus sekarang adalah recovery dan mempelajari calon lawan di perempat final," ujar Amri usai pertandingan.

Nita menambahkan bahwa komunikasi di lapangan menjadi kunci utama duetnya. Kekompakan dan saling percaya membuat keduanya mampu melewati tekanan pertandingan level Asian Games.

Joaquin/Fadia Harus Mengakui Keunggulan Lawan

Cerita berbeda dialami Joaquin/Fadia. Pasangan muda Indonesia ini sempat memberikan perlawanan sengit, terutama di gim pertama yang berlangsung ketat hingga poin-poin akhir. Namun, sejumlah kesalahan sendiri di momen krusial membuat mereka kehilangan gim pembuka.

Memasuki gim kedua, tekanan lawan semakin besar. Joaquin/Fadia tampak kesulitan mengembangkan permainan dan kerap terjebak dalam pola serangan balik lawan. Meski sempat menyamakan kedudukan, mereka akhirnya harus menyerah dan mengubur mimpi melaju lebih jauh.

  • Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah lolos ke perempat final setelah menang dua gim langsung.
  • Joaquin Alvian/Fadia Ramadhani tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dalam laga ketat.
  • Perempat final akan digelar dua hari mendatang di Aichi Sky Expo.
  • Tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya pada aspek mental bertanding.

Meski demikian, penampilan Joaquin/Fadia tetap mendapat apresiasi. Keduanya dinilai menunjukkan progres positif dan pengalaman di Asian Games ini akan menjadi bekal berharga untuk turnamen-turnamen berikutnya. Pelatih ganda campuran Indonesia menyebut kekalahan ini sebagai proses pembelajaran yang harus dijalani pemain muda.

Peluang Indonesia di Perempat Final

Dengan tersingkirnya Joaquin/Fadia, harapan Indonesia di nomor ganda campuran kini bertumpu pada Amri/Nita. Keduanya akan menghadapi lawan berat yang kemungkinan besar merupakan unggulan dari Asia Timur. Tim pelatih menegaskan fokus utama adalah memulihkan kondisi fisik dan menyusun strategi spesifik menghadapi karakter permainan lawan.

Publik bulu tangkis Tanah Air tentu berharap Amri/Nita mampu menjaga momentum dan melangkah lebih jauh, bahkan mengincar medali di ajang bergengsi ini. Perjalanan mereka masih panjang, namun modal kemenangan meyakinkan di babak 16 besar menjadi sinyal positif.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sendiri menjadi panggung pembuktian bagi para atlet Indonesia di berbagai cabang olahraga. Di sektor bulu tangkis, persaingan dipastikan semakin ketat karena negara-negara kuat seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia juga menurunkan pemain terbaiknya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User