Oct 10, 2026
entertainment

Olivia Dean dan Janji Panggung yang Dinanti di Lalala Fest 2027

Di sebuah sudut ruangan yang penuh dengan poster konser dan tumpukan buku catatan, seorang perempuan muda duduk termenung. Ia bukan sedang menulis lagu, melainkan membaca pesan-pesan dari penggemar di...

Olivia Dean dan Janji Panggung yang Dinanti di Lalala Fest 2027

Di sebuah sudut ruangan yang penuh dengan poster konser dan tumpukan buku catatan, seorang perempuan muda duduk termenung. Ia bukan sedang menulis lagu, melainkan membaca pesan-pesan dari penggemar di Indonesia. Olivia Dean, penyanyi asal Inggris yang namanya kini melesat bak bintang baru, mengisahkan perjalanannya dengan suara yang bergetar haru. "Aku tidak pernah menyangka panggung itu akan begitu dekat dengan hatiku," tuturnya suatu kali, seperti dikutip dari sebuah wawancara. Dan kini, jarak itu benar-benar akan terpangkas. Olivia Dean dipastikan menjadi headliner dalam Lalala Fest yang akan digelar pada 17 Januari 2027 di ICE BSD City, Indonesia.

Dari Kamar Kecil ke Panggung Besar

Perjalanan Olivia Dean bukanlah kisah yang tiba-tiba mekar dalam semalam. Ia tumbuh dari panggung-panggung kecil di London, sering hanya dihadiri belasan orang. Ada masa ketika ia harus memilih antara membayar sewa atau merekam demo. "Aku pernah menangis di bus malam setelah manggung, tapi aku sadar, setiap air mata itu bagian dari lagu yang belum selesai," ujarnya dalam sebuah podcast. Momen-momen sederhana itulah yang membentuk karakter suaranya—hangat, jujur, dan penuh luka yang dirawat. Album perdananya, Growth, menjadi cermin dari perjalanan batin itu. Kini, namanya bersanding dengan deretan musisi internasional, namun ia tetap dikenal sebagai pribadi yang membumi. Bagi penggemar di Indonesia, kedatangannya bukan sekadar konser, melainkan pertemuan dengan sosok yang mereka rasakan tumbuh bersama mereka.

Mengharukan: Ketika Lagu Menjadi Jembatan

Di berbagai platform media sosial, tagar #OliviaDeanJakarta mulai ramai digaungkan. Banyak penggemar membagikan cerita bagaimana lagu-lagu Olivia menemani masa-masa sulit mereka. Seorang mahasiswa asal Surabaya menulis, "Lagu 'Dive' membuatku bangkit dari depresi. Aku tidak sabar mendengarnya langsung." Olivia sendiri pernah mengungkapkan bahwa ia selalu terharu ketika mengetahui karyanya menjadi tempat berlindung bagi orang lain. "Aku hanya menulis tentang hidupku, tapi ternyata hidup orang lain juga ada di situ," katanya suatu kali, dengan mata berkaca-kaca. Dalam Lalala Fest nanti, ia berjanji akan membawa aransemen khusus yang belum pernah dimainkan di negara mana pun. "Aku ingin memberikan sesuatu yang personal untuk Indonesia," ujarnya. Janji itu sontak membuat barisan penonton kian tak sabar. Bagi mereka, ini bukan sekadar menonton, melainkan pulang ke rumah yang dibangun oleh nada dan lirik.

ICE BSD City dan Mimpi yang Menyatu

Pemilihan ICE BSD City sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Venue ini telah menjadi saksi berbagai momen musik besar, namun bagi Olivia, tempat itu dipilih karena kapasitasnya yang mampu menampung ribuan orang tanpa menghilangkan kedekatan. "Aku ingin bisa melihat mata penonton dari panggung, bukan hanya lautan tangan," tuturnya. Tim promotor Lalala Fest menyebut, penampilan Olivia akan menjadi penutup malam yang emosional. Mereka menyiapkan panggung dengan sentuhan artistik yang menggabungkan nuansa senja dan lampu-lampu kota Jakarta. Di balik layar, puluhan pekerja lokal terlibat, dari penata cahaya hingga kru panggung. "Ini tentang kolaborasi, bukan hanya hiburan," ujar salah satu koordinator acara. Olivia pun dikabarkan akan mengajak penonton bernyanyi bersama dalam satu lagu yang belum ia bocorkan judulnya. "Aku ingin malam itu terasa seperti ruang tamu besar," tambahnya.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Kisah Olivia Dean menjadi inspirasi bahwa mimpi tidak selalu datang dari jalan yang mulus. Ia pernah ditolak banyak label, pernah dianggap tidak cukup komersial, namun ia bertahan. "Kalau kamu punya suara, nyanyikan. Kalau kamu punya cerita, tuliskan. Jangan tunggu panggung besar, mulailah dari kamar sendiri," pesannya dalam sebuah sesi tanya jawab. Pesan itu menggetarkan banyak hati, terutama para musisi muda Indonesia yang kerap merasa kecil. Kehadirannya di Lalala Fest 2027 bukan hanya tentang hiburan, melainkan tentang harapan yang dibagikan. Seorang penonton setia mengungkapkan, "Aku akan datang bukan hanya untuk mendengar lagu, tapi untuk berterima kasih karena telah mengajariku bertahan." Dan pada 17 Januari 2027 nanti, di bawah langit ICE BSD City, Olivia Dean akan berdiri di atas panggung, membawa semua perjalanan itu. Air mata, tawa, dan mimpi akan menyatu dalam satu malam yang tak akan terlupakan. Sebab baginya, panggung bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah baru yang ia tulis bersama siapa saja yang mau mendengarkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rina-wulandari

Product Reviewer. Mengulas software, aplikasi, dan tools produktivitas.

Comments (0)

User