Di sudut ruangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026), Audi Marissa dan Anthony Xie duduk berhadapan dengan mediator yang mencoba menjembatani dua hati yang sedang berada di persimpangan jalan. Suasana tegang menyelimuti ruang mediasi tertutup itu, namun di balik pintu yang tertutup rapat, keduanya diberi kesempatan untuk berbicara dari hati ke hati—mungkin untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama.
Proses mediasi kasus perceraian mereka memasuki babak baru. Majelis hakim memutuskan untuk memperpanjang waktu mediasi, memberikan jeda bagi Audi dan Anthony untuk merenung lebih dalam sebelum kembali bertemu pada 30 September mendatang. Keputusan ini seolah menjadi harapan tipis bagi mereka yang masih percaya bahwa cinta bisa dipertahankan.
Perjalanan Cinta yang Dimulai dengan Mimpi Indah
Pada 12 September 2020, Audi Marissa dan Anthony Xie mengikat janji suci pernikahan. Momen mengharukan itu menjadi awal dari sebuah kisah cinta yang sempat membuat banyak orang iri. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Anzel Maverick Xie—buah hati yang kini berusia lima tahun.
Namun, di balik kebahagiaan yang sempat terpampang di layar kaca, perjalanan rumah tangga mereka ternyata tidak seindah yang dibayangkan banyak orang. Perbedaan visi dan misi hidup menjadi benih keretakan yang perlahan membesar. Meski sudah berupaya mempertahankan, Audi dan Anthony akhirnya harus mengambil keputusan berat yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
"Sudah upaya kekeluargaan, sudah berkomunikasi, perjalanannya tidak ada kecocokan untuk berjalan bersama. Ini mungkin keputusan yang terbaik buat masing-masing pihak."
Pernyataan itu diungkapkan oleh kuasa hukum Audi, Ryan Iswara, menggambarkan betapa beratnya langkah yang diambil pasangan ini. Keputusan untuk berpisah sudah bulat sejak tahun 2025, jauh sebelum gugatan cerai resmi dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Agustus 2026.
Di Balik Layar: Co-Parenting yang Tetap Terjaga
Di balik proses hukum yang berjalan, ada satu hal yang tetap membuat hati sedikit lega—hubungan Audi dan Anthony sebagai orang tua tetap berjalan baik. Meski sudah pisah rumah sejak 2025, keduanya kompak mengurus Anzel Maverick Xie dengan penuh kasih sayang.
Audi masih rutin memasak makan siang untuk putranya. Anthony dan Audi bergantian mengantar-jemput Anzel sekolah. Komunikasi mereka soal kebutuhan anak tetap lancar tanpa ada masalah berarti. Ini membuktikan bahwa meski cinta sebagai pasangan sudah tak bisa dipertahankan, cinta sebagai orang tua tetap menyala.
"Selalu ya, co-parenting itu lancar sampai saat ini. Ada ganti-gantian mereka, nganter jemput sekolah, Audi juga masih masakin anaknya untuk makan siang segala macem. Ya masih berperan sebagai ibu lah."
Soal hak asuh, Audi dan Anthony sudah sepakat bahwa Anzel tinggal bersama Anthony. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang, termasuk soal rumah yang sudah dihibahkan ke anak mereka. Namun, Audi tetap memiliki akses penuh untuk bertemu dan mengasuh putranya tanpa ada pembatasan.
"Tidak ada pembatasan," tegas Rendi Rumapea, kuasa hukum Anthony. Pernyataan ini seolah menjadi jaminan bahwa meski pernikahan berakhir, ikatan keluarga yang mereka bangun tetap terjaga dengan baik.
Mediasi yang Masih Memberi Harapan
Sidang mediasi perdana pada 22 September lalu belum menghasilkan keputusan final. Mediator memutuskan untuk memberikan perpanjangan waktu agar keduanya bisa berdiskusi lebih intim sebelum kembali bertemu pada 30 September. Keputusan ini menjadi angin segar bagi mereka yang masih berharap Audi dan Anthony bisa rujuk.
Rendi Rumapea mengungkapkan bahwa mediator memberikan kesempatan kepada kedua pihak untuk berbicara lebih dalam. "Karena tidak menutup kemungkinan juga bisa rujuk, dan tidak menutup kemungkinan juga akan lanjut," ungkapnya, menunjukkan bahwa proses mediasi ini masih menyimpan berbagai kemungkinan.
Sementara itu, Amanda selaku kuasa hukum Audi Marissa lebih memilih untuk menunggu hasil resmi mediasi. "Dari hasil resminya aja," tegasnya, menunjukkan sikap hati-hati yang diambil pihak Audi dalam menghadapi proses ini.
Yang menarik, meski sedang dalam proses perceraian, Audi dan Anthony sempat terlihat hadir bersama di pengadilan. Momen itu menjadi pengingat bahwa di balik semua perbedaan yang ada, mereka masih memiliki ikatan yang tak bisa diabaikan begitu saja—ikatan sebagai orang tua dari Anzel Maverick Xie.
Sidang mediasi selanjutnya dijadwalkan pada 30 September 2026. Hingga saat itu tiba, publik hanya bisa menanti dengan penuh harap. Apakah mediasi ini akan menjadi jalan kembali bagi Audi dan Anthony, atau justru menjadi langkah terakhir sebelum mereka benar-benar berpisah? Jawabannya masih tersembunyi di balik ruang mediasi yang tertutup rapat itu.
Satu hal yang pasti, di tengah badai yang melanda rumah tangga mereka, Audi dan Anthony sudah membuktikan satu hal penting: menjadi orang tua yang baik tidak mengharuskan mereka tetap bersama sebagai pasangan. Mereka sudah memilih jalan yang terbaik untuk Anzel, dan untuk diri mereka masing-masing. Semoga keputusan akhir yang diambil nantinya benar-benar menjadi yang terbaik bagi semua pihak.
Comments (0)