Oct 10, 2026
Nasional

Messi Tutup Karier Timnas dengan Hat-trick Lawan Benin

Buenos Aires, Argentina — Malam itu terasa seperti perpisahan yang sempurna. Lionel Messi menutup perjalanannya bersama tim nasional Argentina dengan mence

Messi Tutup Karier Timnas dengan Hat-trick Lawan Benin

Buenos Aires, Argentina — Malam itu terasa seperti perpisahan yang sempurna. Lionel Messi menutup perjalanannya bersama tim nasional Argentina dengan mencetak hat-trick dari titik penalti saat La Albiceleste menjamu Benin dalam laga persahabatan di Buenos Aires, Rabu, 7 Oktober 2026. Stadion penuh sesak, dan setiap sentuhan sang kapten disambut riuh yang menggetarkan.

Gol ketiga, sekaligus penutup kiprahnya di panggung internasional, lahir dari eksekusi penalti yang tenang dan presisi. Bola menerjah sudut kiri bawah, kiper Benin hanya bisa terpaku. Saat jaring bergetar, seluruh stadion seolah meledak. Messi mengangkat tangan ke langit, dibanjiri pelukan rekan setimnya.

Laga Perpisahan yang Penuh Makna

Pertandingan ini memang sudah dirancang sebagai ajang perpisahan resmi. Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) sengaja mengundang Benin sebagai lawan agar Messi bisa tampil sekali lagi dengan kostum biru-putih yang selama ini ia banggakan. Menit demi menit, para penonton menyanyikan namanya, sementara spanduk-spanduk raksasa membentang di tribune.

"Ini bukan hanya soal gol. Ini soal momen bersama orang-orang yang selalu percaya padaku sejak hari pertama," ujar Messi dalam sambungan singkat seusai laga.

Selain tiga gol dari titik putih, Messi juga terlibat aktif dalam pola permainan Argentina sepanjang 90 menit. Ia beberapa kali melakukan umpan silang berbahaya dan mengatur tempo serangan, memastikan rekan-rekannya tampil percaya diri. Kemenangan timnya menambah kesan manis pada malam yang sudah terasa emosional sejak menit pertama.

Rekam Jejak yang Tak Terlupakan

Sulit merangkum pencapaian Messi dalam satu paragraf. Pemain yang besar di Rosario itu membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022, Copa America 2021, serta beberapa trofi lain yang mengakhiri dahaga panjang timnas. Rekor gol internasionalnya terus bertambah dari tahun ke tahun, disertai ratusan caps yang menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola.

  • Tiga gol dalam laga terakhir melawan Benin, semuanya dari penalti.
  • Penampilan perpisahan digelar di Buenos Aires, kota kelahiran timnasnya.
  • Dihadiri ribuan suporter yang menyanyikan nama Messi sepanjang laga.
  • Kemenangan Argentina menutup karier internasionalnya dengan catatan gemilang.

Ucapan Terima Kasih untuk Suporter

Di akhir pertandingan, Messi berjalan mengelilingi lapangan sambil melambaikan tangan. Suporter melempar bendera kecil dan meneriakkan kata-kata yang selalu menjadi refrain karier panjangnya: "Messi, Messi, Messi!" Beberapa anak kecil terlihat menangis di pinggir lapangan, menyadari bahwa mereka tak akan lagi melihat nomor 10 itu berlari membela negaranya.

"Terima kasih untuk semuanya. Argentina akan selalu menjadi rumahku," tuturnya penuh haru.

Para rekan setim juga memberikan penghormatan terakhir dengan membariskan diri dan memberi pengibaran penghormatan kepadanya. Pelatih timnas menegaskan bahwa Messi pergi dengan kepala tegak dan warisan yang nyaris mustahil untuk ditiru generasi berikutnya.

Langkah Berikutnya

Setelah pensiun dari timnas, Messi diperkirakan akan melanjutkan karier klubnya sekaligus menjajaki peran baru di dunia sepak bola. Namun satu hal yang pasti: pintu timnas Argentina akan selalu terbuka baginya, setidaknya sebagai simbol dan mentor.

Bagi jutaan penggemar, malam 7 Oktober 2026 menjadi babak penutup yang layak diingat. Sebuah tiga gol penalti, sebuah perpisahan megah, dan sebuah pelukan terakhir antara Messi dan negaranya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User