Oct 10, 2026
Nasional

Messi Cetak Gol Krusial ke Gawang Ekuador

Quito, 10 Oktober 2017 — Malam itu udara dingin ketinggian Quito terasa berbeda bagi pendukung timnas Argentina. Di Stadion Rodrigo Paz Delgado, Lionel Mes

Messi Cetak Gol Krusial ke Gawang Ekuador

Quito, 10 Oktober 2017 — Malam itu udara dingin ketinggian Quito terasa berbeda bagi pendukung timnas Argentina. Di Stadion Rodrigo Paz Delgado, Lionel Messi mencetak gol yang mengubah nasib sebuah negara sekaligus mengukir salah satu selebrasi paling emosional dalam kariernya. Gol ke gawang Ekuador pada laga kualifikasi Piala Dunia 2018 itu bukan sekadar catatan statistik, melainkan momen penuh tekanan yang berujung pada kelegaan luar biasa.

Babak Pertama: Argentina Tertinggal dan Tersudut

Sebelum momen emas itu tiba, La Albiceleste harus melewati jalan terjal. Ekuador yang bermain di ketinggian lebih dari 2.800 meter di atas permukaan laut membuka keunggulan lebih dulu lewat Romario Ibarra. Posisi Argentina saat itu sungguh genting: mereka tertinggal 0-1 dan berisiko gagal lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2018.

  1. Ekuador unggul lebih dulu melalui Romario Ibarra.
  2. Pertahanan Argentina kehilangan ritme di ketinggian Quito.
  3. Messi dijaga ketat oleh lini belakang tuan rumah.
  4. Tekanan publik Argentina mencapai puncaknya menjelang turun minum.

Babak Kedua: Comeback dan Gol Messi

Kepelatihan Jorge Sampaoli mulai menemukan solusi setelah jeda. Argentina menyamakan kedudukan, lalu membalikkan keadaan. Namun, yang paling dikenang tentu sosok nomor sepuluh itu. Messi melepaskan tembakan yang membobol gawang Ekuador, sekaligus menutup laga dengan kemenangan 3-1 untuk Albiceleste.

"Gol itu bukan hanya milik saya. Ini untuk seluruh rakyat Argentina yang tidak pernah berhenti percaya."

Setelah bola masuk, Messi berlari ke tepi lapangan, tangan terangkat, wajah memperlihatkan campuran lega, bahagia, sekaligus kelelahan emosional. Bagi banyak pengamat, selebrasi itu menjadi salah satu yang paling jujur dalam sejarah sepak bola modern karena menggambarkan beban yang selama bertahun-tahun ia pikul sebagai kapten tim nasional.

Timeline Selebrasi Messi dari Masa ke Masa

Foto-foto momen itu lantas menjadi sorotan media global dan memicu perbincangan tentang gaya rayakan gol Messi yang khas. Berikut rentetan momen ikoniknya:

  1. Selebrasi klasik — Mengangkat kedua tangan ke langit, penghormatan untuk neneknya, Celia Cuccittini.
  2. Jari menunjuk ke langit — Menjadi ciri khas sejak awal karier profesionalnya di Barcelona.
  3. Rayakan bersama rekan setim — Sering terlihat memeluk rekan satu tim alih-alih merayakan sendirian.
  4. Lambaian ke tribune tamu — Terjadi saat gol-gol penting bersama timnas Argentina.
  5. Selebrasi Quito 2017 — Berlari ke pinggir lapangan dengan ekspresi lega yang tak terbendung.

Dampak: Argentina Lolos dan Messi Akhirnya Terlihat Lepas

Kemenangan atas Ekuador memastikan Argentina lolos otomatis ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Tanpa gol Messi tersebut, mereka harus menjalani jalur playoff yang berisiko. Sementara itu, malam di Quito juga menandai babak baru dalam kisah emosional Messi bersama Argentina: momen ketika tekanan bertahun-tahun seolah terbayar lunas dalam satu lari selebrasi.

Bagi penggemar, foto Messi dari masa ke masa menjadi pengingat bahwa di balik ketenangan permainannya, tersimpan sisi manusiawi yang sangat peka terhadap harapan jutaan orang. Dan di Quito, sisi itulah yang paling terlihat jelas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS andika-rivaldi

Reporter Fintech. Meliput payment gateway, bank digital, dan inklusi keuangan.

Comments (0)

User